DK-Jakarta — Indonesia menyerukan seluruh pihak yang terlibat dalam konflik Yaman untuk menghentikan siklus serangan dan serangan balasan. Pemerintah juga meminta seluruh pihak menahan diri secara maksimal guna mencegah eskalasi konflik yang semakin luas.
Seruan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya ketegangan di Yaman dan kawasan sekitarnya, termasuk serangan lintas batas kelompok Houthi ke sejumlah wilayah Arab Saudi pada 8 September 2026.
Serangan tersebut dilaporkan menimbulkan korban dari kalangan warga sipil serta menyebabkan kerusakan terhadap sejumlah infrastruktur sipil dan ekonomi.
Kementerian Luar Negeri RI menegaskan bahwa seluruh pihak harus mematuhi hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional.
“Semua pihak harus mematuhi kewajiban berdasarkan hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional. Kedaulatan dan integritas teritorial negara-negara kawasan juga harus dihormati,” tulis Kemlu RI dalam unggahan di akun X, seperti dikutip Sabtu (12/9/2026).
Indonesia juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap warga sipil dan objek sipil yang terdampak konflik. Kedaulatan serta integritas teritorial negara-negara di kawasan harus menjadi prinsip yang dihormati oleh seluruh pihak.
Indonesia Dorong Dialog dan Diplomasi
Kemlu RI kembali menegaskan bahwa penyelesaian konflik Yaman harus ditempuh melalui dialog dan diplomasi, bukan melalui aksi militer yang berkelanjutan.
“Indonesia kembali menegaskan perlunya semua pihak memprioritaskan dialog dan diplomasi. Semua pihak perlu kembali ke proses politik yang inklusif,” tulis Kemlu RI.
Indonesia mendorong agar proses politik tersebut dipimpin dan dimiliki oleh rakyat Yaman sendiri. Proses tersebut diharapkan mampu menghasilkan penyelesaian yang komprehensif dan berkelanjutan dengan tetap menjunjung persatuan serta kedaulatan Yaman.
Eskalasi terbaru terjadi di tengah situasi keamanan kawasan yang semakin kompleks. Pemerintah Yaman yang diakui secara internasional menuduh kelompok Houthi melakukan serangan artileri yang menewaskan tiga anak.
Di sisi lain, Arab Saudi menuding Houthi terus melakukan serangan terhadap infrastruktur di wilayahnya. Kelompok Houthi sebelumnya menyatakan akan melakukan serangan balasan terhadap serangan udara Arab Saudi dan mengklaim telah terjadi 54 serangan udara dalam kurun waktu 12 jam.
Ketegangan tersebut berlangsung di tengah meningkatnya konflik regional yang dipicu perang Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Indonesia Tekankan Perlindungan Warga Sipil
Sikap Indonesia menempatkan perlindungan warga sipil dan penghormatan terhadap hukum internasional sebagai bagian penting dalam penyelesaian konflik Yaman.
Pemerintah menilai penghentian aksi saling serang dan kembalinya seluruh pihak ke meja perundingan menjadi langkah penting untuk mencegah konflik berkembang menjadi krisis kemanusiaan dan keamanan regional yang lebih luas.












