Jalan Penghubung Antar Nagari rusak parah warga Sindir Pemkab Dharmasraya seolah cuek

 

DK-Dharmasraya-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya, menilai tutup mata atas rusaknya infrastruktur jalan penghubung Nagari Sinamar menuju Nagari sungai limau,Kecamatan asam jujuhan rusak parah serta digenangi air.

Sebab,jalan penghubung ini menyulitkan warga untuk melakukan aktivasi sehari hari untuk pergi kebun dan keladang.

Pantauan wartawan di lokasi, jalan ini mengalami kerusakan cukup parah berupa lubang lubang lebar digenangi air.tanpa ada perbaikan dari pemkab Dharmasraya.

Warga menyyangkan sikap pemerintahan Dharmasraya yang terkesan cuek dan abai terhadap kondisi infrastruktur vital penghubung antar Nagari tersebut.

Salah seorang warga Hendra, mengungkapkan bahwa kerusakan jalan itu sudah berlangsung lama dan belum mendapat penanganan serius,”ujar Hendra saat di lokasi jalan rusak dan berlubang Sabtu,7/3/2026.

Ia,mengaku heran kepada pemkab Dharmasraya aspirasi warga kurang di gubris warga sudah sering kali menyampaikan aspirasi ini pada pemerintah Nagari agar pemkab gerak cepat agar ada tindakan perbaikan jalan.”ujarnya nada kesal.

Selain itu Keluhan
juga datang dari pengguna jalan.Putra warga asal sungai Limau, mengaku nyaris terjatuh ke dalam jalan yang berair cukup dalam ini saat melintasi jalan tersebut karena kondisi jalan rusak ini, dan berpikir untuk memilih jalan agar bisa dilewati,”ucapnya.

perhatian serius pemkab Dharmasraya mengenai infrastruktur untuk kami di kecamatan asam jujuhan pemkab telah mencedarai rasa keadilan ,”ucapnya.

kami warga di ujung perbatasan ini tolong lah di perhatikan,jangan ketika kampanye tebar pesona janji.

jalan penghubung antar Nagari tersebut berstatus sebagai Jalan Kabupaten, sehingga sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Dharmasraya perawatan dan perbaikan,tambah nya.

ironisnya, kerusakan yang sudah berlangsung bertahun-tahun ini luput dari perhatian

Kondisi ini menimbulkan kekecewaan warga terhadap kinerja pemerintah daerah yang dinilai lamban dan kurang responsif terhadap keluhan masyarakat.

Padahal, jalan tersebut merupakan akses penting bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas warga.

berharap Pemkab Dharmasraya tidak lagi menutup mata, dan segera mengambil langkah konkret untuk kelancaran aksesnya dan peningkatan ekonomi bagi masyarakat, “tutup putra.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai rencana perbaikan jalan tersebut.

Penulis: HermanEditor: Boby