DK – Kepri – Perpustakaan Nasional Republik Indonesia bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kepulauan Riau menyelenggarakan Diseminasi Naskah Ingatan Kolektif Nasional (IKON) bertema “Strategi Pelestarian, Penelusuran dan Diseminasi Karya Raja Ali Haji sebagai Warisan Literasi Kepri”. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Selasa, 2 Desember 2025, mulai pukul 09.00 WIB secara virtual melalui Zoom dan YouTube.
Kegiatan diseminasi ini berfokus pada penguatan pelestarian, penelusuran, serta pemanfaatan karya-karya Raja Ali Haji sebagai warisan intelektual Melayu yang memiliki nilai historis dan literasi tinggi. Para narasumber akan mengupas strategi akuisisi naskah, konservasi, digitalisasi, dan model diseminasi nilai-nilai budaya Melayu agar relevan bagi masyarakat masa kini.
Selain itu, diskusi juga akan menyoroti peran institusi daerah dalam pengembangan program budaya, integrasi literasi di dunia pendidikan, hingga strategi branding Kepri melalui figur Raja Ali Haji sebagai tokoh literasi Melayu.
Kegiatan menghadirkan pembicara:
Aswandi Syahri, S.S.
Ketua Bidang Penelitian dan Pengkajian Adat Budaya Melayu, LAM Kepulauan RiauDr. Raja Suzana Fitri, M.Pd.
Widyaiswara Ahli Muda, BPSDM Provinsi Kepri
Adapun moderator adalah Ario Maulana Pinem, Asisten Perpustakaan Terampil dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kepri.
Peserta dapat mengikuti kegiatan melalui tautan Zoom bit.ly/DKTIKONKepri-2 serta kanal YouTube WBS Radio Perpusnas. Panitia juga menyediakan e-sertifikat bagi peserta.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam merumuskan langkah nyata untuk memperkuat keberlanjutan warisan literasi Melayu, sekaligus memastikan nilai-nilai pemikiran Raja Ali Haji tetap hidup dan relevan bagi generasi mendatang.














