Bimtek Kepenulisan Kepri Tekankan Penyuntingan Esai Berbasis Budaya Melayu

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kepulauan Riau menyelenggarakan Bimbingan Teknis Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal pada Jumat, 28 November 2025

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kepulauan Riau menyelenggarakan Bimbingan Teknis Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal pada Jumat, 28 November 2025, bertempat di Ruang Studio Dinas. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari pustakawan, guru, serta pegiat literasi.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kepulauan Riau menyelenggarakan Bimbingan Teknis Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal pada Jumat, 28 November 2025, bertempat di Ruang Studio Dinas. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari pustakawan, guru, serta pegiat literasi.

DK-Kepri – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kepulauan Riau menyelenggarakan Bimbingan Teknis Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal pada Jumat, 28 November 2025, bertempat di Ruang Studio Dinas. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari pustakawan, guru, serta pegiat literasi dari berbagai wilayah.

Memasuki sesi ketiga, narasumber Fabio Testy Arience Loren, S.Pd., M.Pd., menyampaikan materi bertajuk “Penyuntingan Penulisan Esai.” Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya ketelitian dalam mengolah gagasan, penggunaan bahasa yang efektif, serta konsistensi alur berpikir agar esai mampu menyampaikan pesan secara jelas dan menarik bagi pembaca.

Fabio juga menguraikan teknik penyuntingan dasar, termasuk pembenahan struktur paragraf, pemilihan diksi yang tepat, serta penyesuaian gaya bahasa dengan karakter pembaca. Menurutnya, kemampuan menyunting merupakan keterampilan kunci untuk menghasilkan esai yang kuat dari segi substansi maupun estetika penulisan.

Selain penyampaian materi, peserta diberikan contoh esai bertema budaya Melayu yang memuat nilai-nilai kearifan lokal. Melalui contoh tersebut, peserta dilatih menganalisis struktur esai, mengidentifikasi pesan budaya yang ingin disampaikan, serta mempraktikkan penyuntingan untuk meningkatkan kejelasan dan nilai edukatif tulisan.

Melalui penyelenggaraan bimtek ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kepulauan Riau berharap kemampuan menulis insan literasi di daerah dapat terus berkembang. Khususnya dalam menghasilkan karya yang mengangkat budaya lokal Melayu sebagai bagian dari upaya pelestarian identitas kedaerahan.

Dinas juga menargetkan kegiatan ini mampu menumbuhkan lebih banyak penulis baru yang aktif berkontribusi melalui karya tulis yang berbudaya, komunikatif, dan berdaya guna bagi masyarakat.

Penulis: AkbarEditor: Herman