
DK-BATAM-Kunjungan Kerja (Kunker) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malaka, ke Kota Batam, Kepulauan Riau. Tujuan kunker tersebut ialah untuk kajian dan tranfer pengetahuan, serta mendalami praktik terbaik pengelolaan kota perbatasan.
Hal itu disampaikan Ketua DPRD Malaka, Adrianus Bria Seran, S.H sebagaimana dilansir dari radarmalaka.com, Jumat, 11 Juli 2025.
“Malaka berada di garis perbatasan darat dengan Timor Leste dan laut ke Australia. Kami bisa mengadopsi model kemitraan dan pengelolaan wilayah strategis seperti di Batam”—ujarnya.
Menurut Adrianus, Batam dipilih menjadi lokasi kunker atau studi banding, karena Batam memiliki kondisi geografis dan tantangan yang mirip.
“Kami memilih Batam karena kondisi geografis dan tantangannya mirip. Pengelolaan potensi di batam berhasil, dan kami berharap ini bisa menjadi inspirasi kebijakan di Malaka,” jelas Adrianus.
Adrianus mengungkapkan tiga (3) fokus belajar masing-masing komisi dalam kunker atau studi banding tersebut.
Komisi I fokus mempelajari cara meningkatkan fungsi lembaga DPRD, termasuk pengawasan, legislasi, dan penganggaran. Sedangkan Komisi II fokus menilik strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) lewat pariwisata, investasi, dan retribusi.
Berikut, Komisi III mendalami rencana tata ruang, pengelolaan lahan, kawasan industri, dan infrastruktur perbatasan.
DPRD Malaka mengapresiasi tanggapan hangat dari Pemkot dan DPRD Batam, serta pejabat setempat seperti Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Diskominfo, dan Ketua DPRD Batam.
Harapan besar ditempatkan pada terwujudnya kerja sama nyata, mencakup Pengembangan SDM, Digitalisasi pemerintahan, Konektivitas antarpulau di wilayah timur Indonesia.
Wakil Ketua I DPRD Malaka, Ronaldo Asury, menambahkan, “Kaji banding ini harus jadi pijakan kebijakan strategis yang langsung menyentuh ekonomi, tata ruang, dan layanan publik untuk rakyat Malaka.”
Sementara Wakil Ketua II, Lambertus Bria, menggarisbawahi pentingnya semangat kolaborasi dan inovasi yang diterapkan Batam sebagai kota perbatasan.
Kunjungan ini diharapkan bukan sekadar ajang observasi, melainkan menjadi titik awal transformasi kebijakan dan pembangunan strategis di Kabupaten Malaka yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.
Untuk diketahui, kunjungan ini dipimpin Ketua DPRD Adrianus Bria Seran, SH, serta Wakil Ketua I Ronaldo Asury dan Wakil Ketua II Lambertus Bria, bersama seluruh anggota DPRD Malaka dan ketua serta anggota dari tiga komisi legislatif.


https://dpk.kepriprov.go.id/











