
“Qurban atau Kurban (bahasaArab: قربان, translit. Qurban) yang memiliki arti dekat ataumendekatkan atau disebutjuga Udhhiyah atau Dhahiyyah secara harfiah berarti hewansembelihan” di kutip dari wikipedia. Kurban memiliki maknayang mendalam. Dalam konteks kehidupan manusia. Setiaptahun, umat Muslim di seluruh dunia melaksanakan ibadah qurban sebagai bentuk pengorbanan agar mendapatkan keridhoannya.
Dilansir dari NU online bahwa “Kurban dalam pandangan vertikal adalah bentuk ibadah yang bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah supaya mendapatkan keridhaan-Nya.” Namun, lebih dari sekadar perayaan hari besar islam. Akan tetapi kurban juga mengajarkan untuk perduli terhadap sesama orang lain. Dengan hal tersebut sering kali kurban menjadi motivasi untuk menjalanikehidupan agar lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT,serta termotivasi untuk bisa memberikan kepedulian kepada orang lain.
Motivasi sering kali menjadi kunci untuk mencapaitujuan. Qurban, dengan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, dapat menjadi pendorong semangat bagi kita untukterus berjuang, bermanfaat, agar dapat membantu kepadaorang lain. Melalui qurban, kita tidak hanya berfokus pada diri sendiri, tetapi juga kepada orang lain, “kurban bertujuan untuk menggembirakan kaum fakir (kurang secara financial)pada Hari Raya Idul Adha, sebagaimana pada Hari Raya Idul Fitri mereka digembirakan dengan zakat fitrah. Karena itu daging kurban hendaklah agar diberikan kepada mereka yang membutuhkan, boleh menyisakan secukupnya untuk dikonsumsi keluarga yang berkurban, namun tetap mengutamakan kaum fakir dan miskin.” Dilansir dari NU online.
1. Makna Qurban dalam Kehidupan
Qurban bukan hanya sekadar menyembelih hewan, tetapi juga merupakan simbol pengorbanan dan kepedulian terhadap sesama.menurut NU online “Kurban tiada lain bertujuanuntuk mendekatkan diri kepada Allah. Disamping itu, kurbanjuga berarti menghilangkan sikap egoisme, nafsu serakah, dan sifat individual dalam diri seorang muslim. Denganberkurban, diharapkan seseorang akan memaknai hidupnyauntuk mencapai ridha Allah semata.” Dengan memahami makna ini, kita dapat menginternalisasi nilai-nilai qurban dalam kehidupan sehari-hari.
2. Qurban sebagai Motivasi untuk Berbuat Baik
Melalui qurban, kita diajarkan untuk berbuat baik dan membantu mereka yang kurang beruntung. Hal ini sejalandengan pendapat Dr. Siti Nurjanah, seorang sosiolog, yang menyatakan, “Aktivitas sosial seperti qurban dapatmemotivasi individu untuk lebih aktif dalam membantusesama, yang pada akhirnya menciptakan lingkungan yang lebih harmonis.”
Seperti halnya mereka yang kurang beruntung mendapatkan kebaikan dari qurban tersebut dengan perasaan gembira sehingga yang berkurban dapat melihat pengorbanannya dapat membuat mereka yang membutuhkan merasakan kebahaagiaannya. Ketika kita melihat dampakpositif dari qurban, kita akan terdorong untuk terusberkontribusi dalam kegiatan sosial lainnya yang dapat membatu orang lain dalam hal positif.
3. Refleksi Diri Melalui Qurban
Qurban juga memberikan kesempatan bagi kita untukmerenungkan diri. Dalam proses memilih hewan qurban dan menyaksikan penyembelihannya, kita diingatkan akanpentingnya pengorbanan dalam mencapai tujuan hidup. Proses ini mengajak kita untuk mengevaluasi prioritas hidup dan menempatkan nilai-nilai yang lebih tinggi di atas kepentinganpribadi.
5. Qurban melatih rasa kemanusiaan
Qurban juga dapat melatih raasa kemanusiaan kita. Dengan mendistribusikan daging qurban kepada yang membutuhkan, tentu saja hal itu dapat membuat mereka yang membutuhkan dapat merasakan makan daging yang diberikan.Yang mungkin tidak bisa selalu dapatkan di kesehariannya. Inimenunjukkan bahwa qurban tidak hanya bermanfaat bagiindividu, tetapi juga bagi mereka yang membutuhkan.
Penutup
Qurban bukan hanya sekadar ritual tahunan, tetapi juga merupakan sumber motivasi yang dapat mengubah carapandang kita terhadap kehidupan. Dengan memahami maknadan manfaat qurban, kita dapat menjadikannya sebagaipendorong untuk berbuat baik, merenungkan diri, dan melatih rasa kemanusiaan. Mari kita jadikan qurban sebagai motivasiuntuk hidup yang lebih bermakna dan bermanfaat bagi orang lain.
“Tidak ada amalan anak cucu Adam pada hari rayaqurban yang lebih disukai Allah melebihi dari mengucurkandarah (menyembelih hewan qurban), sesungguhnya pada harikiamat nanti hewan-hewan tersebut akan datang lengkapdengan tanduk-tanduknya, kuku-kukunya, dan bulu-bulunya. Sesungguhnya darahnya akan sampai kepada Allah sebagaiqurban– di manapun hewan itu disembelih sebelum darahnyasampai ke tanah, maka ikhlaskanlah menyembelihnya.”Menurut HR. Ibn Majah dan Tirmidzi. Tirmidzi.


https://dpk.kepriprov.go.id/











