Tim PKM UMRAH Latih 48 Guru Matematika di Bintan Ciptakan Media Pembelajaran Digital

Upaya untuk Meningkatkan Kompetensi Guru

 

Pelatihan oleh Tim PKM UMRAH di SMPN 17 Bintan. (Foto: PKM UMRAH)

DK, BINTAN – Sebanyak 48 guru matematika yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) SMP/MTs Kabupaten Bintan mengikuti pelatihan bertajuk “Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Digital dengan Konteks Kemaritiman.”

Kegiatan ini diselenggarakan oleh tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) yang terdiri dari 3 dosen lintas prodi dan 2 mahasiswa. Ketiga dosen itu ialah Nurul Hilda Syani Putri selaku ketua pelaksana, Nur Asma Riani Siregar dan Een Sumarni selaku anggota pelaksana tim dosen.

Sedangkan dua mahasiswa adalah Nurul Hidayati dan Zahra Meldandes selaku anggota pelaksana tim mahasiswa.

Pelatihan berlangsung selama tiga hari, yakni pada 21, 29 Agustus, dan 5 September 2024, bertempat di SMP Negeri 17 Bintan.

Pelatihan oleh Tim PKM UMRAH di SMPN 17 Bintan. (Foto: PKM UMRAH)

Ketua pelaksana kegiatan, Nurul Hilda Syani Putri menyampaikan, pelatihan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pembelajaran.

“Dengan perkembangan teknologi yang pesat, guru dituntut untuk mampu beradaptasi dan mengembangkan media pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman,” ujarnya.

Kegiatan ini diinisiasi sebagai salah satu solusi untuk menghadapi tantangan dalam pembelajaran di era digital. Nurul menambahkan bahwa integrasi konteks kemaritiman dalam pembelajaran matematika diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi siswa, mengingat daerah Bintan yang kaya akan potensi maritim.

“Kami ingin guru-guru mampu menghubungkan materi matematika dengan kondisi dan konteks lokal,” jelasnya.

Pada hari pertama, pelatihan dimulai dengan sosialisasi pemanfaatan TIK dalam pembelajaran. Peserta diajak untuk memahami bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan interaksi dan pemahaman siswa.

Selanjutnya, mereka dikenalkan dengan cara mengintegrasikan konten kemaritiman ke dalam pembelajaran matematika, sehingga siswa tidak hanya belajar teori tetapi juga aplikasinya dalam konteks yang nyata.

Hari kedua, peserta dilatih untuk mendesain media pembelajaran berbasis kemaritiman menggunakan aplikasi Canva. Pelatihan ini memberikan kesempatan bagi guru untuk berkreasi dan menghasilkan materi pembelajaran yang menarik.

Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan Smart Apps Creator (SAC) sebagai alat untuk membuat aplikasi pembelajaran yang interaktif.

Pada hari terakhir pelatihan, guru-guru diajarkan cara menggunakan Smart Apps Creator untuk membuat media pembelajaran yang menarik dan efektif.
Dengan keterampilan baru ini, diharapkan mereka dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis.

Di akhir sesi, sertifikat diserahkan kepada peserta sebagai pengakuan atas partisipasi mereka dalam pelatihan.

Pelatihan ini didanai oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2024.

Pelatihan oleh Tim PKM UMRAH di SMPN 17 Bintan. (Foto: PKM UMRAH)

Kegiatan ini juga merupakan bentuk kolaborasi yang efektif antara UMRAH dan MGMP Matematika SMP/MTs Kabupaten Bintan. Kerjasama ini diharapkan dapat berlanjut di masa depan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.

Nurul Hilda berharap, pelatihan ini dapat memberikan dampak positif bagi proses belajar mengajar di Bintan.

“Kami ingin melihat perubahan nyata dalam cara guru mengajar dan siswa belajar setelah mengikuti pelatihan ini,” tutupnya.

Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bintan, khususnya dalam pengajaran matematika