
DK – Karimun – Karimun memiliki beragam tempat wisata, salah satu tempat wisata yang bisa menjadi spot foto ialah Coastal Area.
Coastal Area Karimun. Inilah kawasan wisata yang tergolong paling lengkap. Semua ada disana. Banyak aktivitas yang bisa dilakukan. Tersedia tempatnya karena sangat luas.
Kawasan ini memang dirancang Pemerintah Kabupaten Karimun sebagai tempat yang multifungsi, multiguna dan sangat berhasil.
Coastal Area kini menjadi tempat keramaian yang saban hari selalu ramai. Apalagi jika ada agenda besar yang digelar di tempat ini, maka Coastal Area akan menjadi lautan manusia.
Aktivitas orang-orang sangat sibuk di tempat dari pagi hingga malam. Pagi hari banyak warga yang datang kesana untuk olahraga bersepeda hingga joging.
Ada yang datang untuk sekedar duduk santai menikmati sentuhan angin laut sambil menanti sinar matahari agar bisa berjemur untuk menyehatkan tubuh.
Sore hari, pengunjung akan kembali ke Coastal Area untuk menikmati suasana senja dan sejuknya cuaca. Di malam hari, tempat ini akan semakin ramai lagi karena stan jualan makanan dan minuman di pujasera sudah buka.
Beragam jenis makanan dan minuman disajikan disana. Tinggal pilih mana yang sesuai selera kita. Harganya juga tidak mahal.
Karena itulah, Coastal Area ini menjadi pusat keramaian. Wisatawan mancanegara (Wisman) yang berkunjung ke Karimun pun akan selalu singgah dan menikmati liburannya di tempat ini.
Wisatawan nusantara (Wisnus) yang datang ke Karimun pun pasti akan mengunjungi Coastal Area tersebut. Tempat itu benar-benar selalu menjadi tujuan orang-orang.
Karena itulah, pengunjung Coastal Area ini selalu ramai setiap hari. Aktivitas orang-orang yang cukup padat di tempat ini menjadikan Coastal Area sebagai salah satu pusat perekonomian Karimun.
Banyak yang menggantungkan hidup disana seperti pedagang makanan, pedagang minuman, pedagang mainan, ojek dan lainnya.
Pemerintah membangun jalan yang luas di kawasan ini. Sehingga tidak perlu takut macet. Jalan itu merupakan jalan utama. Bus kayu, ciri khas Karimun juga mengambil rute dari sana.
Karena itu, akses ke Coastal Area ini paling gampang. Apalagi namanya sudah dikenal hampir semua warga Karimun, jadi siapa pun bisa menunjuk jalan kesana.
Akses keluar daerah juga banyak terutama Batam dan Tanjungpinang. Tidak butuh waktu lama untuk sampai di Karimun melalui Batam dan Tanjungpinang. Memang, harus beberapa jam naik kapal.
Namun semua itu akan sepadan dengan apa yang kita rasakan setibanya di Coastal Area Karimun. Kita seolah-olah berada di Belanda. Kota di atas laut dengan ciri khas bangunannya.
Coastal Area Karimun ini dirancang dengan paduan struktur bangunan Belanda, Melayu dan konsep kekinian yang disesuaikan dengan kebutuhan pemerintah, masyarakat, wisatawan dan pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah).
Coastal Area ini merupakan water front city-nya Karimun. Coastal Area ini memang dibangun di atas laut setelah direklamasi. Karena itulah, kawasan ini menjadi tanjung (menjorok ke laut).
Pemerintah membangunnya persegi panjang. Di setiap sudutnya dibangun gedung pencakar langit dengan struktur bangunan Belanda menyesuaikan dengan kondisi alam karena berada di pinggir laut.
Empat menara di empat sudut ini merupakan simbol empat tugu Azam yang menggambarkan, bahwa Kabupaten Karimun berjuluk “Bumi berAzam’ yang kokoh dengan budaya dan agama.
Dilansir dari salah satu media online, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Raja Heri Mochrizal, SH.MH mengatakan, Coastal Area Karimun merupakan destinasi di tepi laut yang menawarkan pemandangan yang beragam.
“Ada bangunan-bangunan khas seperti bangunan Belanda. Ini bisa dilihat dari bentuk menara di empat sudut yang menjulang,” ujarnya.
Ada juga pemandangan laut dan disediakan taman lengkap dengan tempat duduknya. “Jadi Coastal Area Karimun itu benar-benar sudah dirancang dengan matang dan kini menjadi pusat destinasi wisata juga,” tambahnya.
Kata dia, di tempat wisata buatan seperti ini, salah satu yang perlu dijaga adalah kebersihan, menjaga semua fasilitas yang ada hingga menjaga kenyamanan sesama pengunjung atau bahkan menambah fasilitas lain sesuai kebutuhan.
Sejauh ini, Heri melihat semuanya baik-baik saja. Coastal Area Karimun tetap menjadi kawasan berkumpulnya masyarakat lokal dan juga para turis.
Jika diperhatikan, kawasan dengan luas sekitar 95 hektare (Ha) tersebut dibangun dengan menimbun laut. Kemudian dibangun tembok penahan air. Di luar tembok dijejer batu pemecah ombak.
Di tengahnya terdapat lapangan yang sering dipakai untuk lokasi berbagai kegiatan mulai dari upacara Hari Kemerdekaan, upacara hari-hari besar hingga kegiatan pentas seni budaya dan lainnya.
Dibangun juga satu panggung disana. Sehingga, ketika ada perhelatan besar atau mengundang artis nasional, maka digelar disana. Sehingga lahannya cukup untuk menampung penonton.
Coastal Area ini terletak di Tanjungrambut, Teluk Air, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Coastal Area merupakan salah satu tempat wisata kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Karimun dan menjadi ikon.
Karena itulah, Coastal Area tersebut menjadi tempat terfavorit bagi wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. Hari biasa maupun hari libur banyak masyarakat sekitar maupun luar daerah datang untuk menikmati indahnya pemandangan di Coastal Area ini.
Di kawasan Strategis Pariwisata Provinsi Kepri tersebut, pengunjung bisa melihat kawasan itu baik di Hall A maupun Hall B yang berada di sisi kanan dan kiri tugu kawasan Panggung Puteri Kemuning.
Blok Hall A dan Hall B yang dijadikan sebagai kegiatan perdagangan guna meningkatkan pendapatan ekonomi. Hall A dan Hall B terdapat gerai atau kios-kios penjualan dengan total ada 80 kios, di dalam ada 20 kios, dan di luar gedung ada 60 kios.
Di lokasi ini terdapat landmark bertuliskan Karimun. Terdapat juga Tugu Iman dan Taqwa yang sering juga disebut tugu MTQ.
Di kawasan ini juga terdapat jalur pedestrian yang asri. Pengunjung bisa menikmati makanan sambil duduk di sepanjang jalan sambil memandang laut lepas di Karimun.
Selain pemandangan bangunan Belanda, di beberapa titik kawasan Coastal Area Karimun terdapat satu titik lokasi ratusan burung merpati bersarang. Lokasinya tidak jauh dari bangunan menara yang terdapat di tengah Coastal Area.
Di malam hari, suasana Coastal Area makin indah. Terdapat hiasan lampu yang menambah keindahan kawasan ini. Karena itulah, Coastal Area bisa dijadikan salah satu tujuan yang akan dikunjungi saat ke Kabupaten Karimun.
Penulis: Herman
Editor: Budi


https://dpk.kepriprov.go.id/











