Pemuda Masjid Dunia Siapkan Bantuan untuk 3.600 Warga Terdampak Bencana di Flores

Pemuda Masjid Dunia menyiapkan bantuan kemanusiaan bagi 3.600 warga terdampak bencana di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

udiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dan Pemuda Masjid Dunia yang digelar di Gedung Baznas RI, Jakarta, Jumat 23 Oktober 2026
udiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dan Pemuda Masjid Dunia yang digelar di Gedung Baznas RI, Jakarta, Jumat 23 Oktober 2026 (dok : Tangkapan Layar)

DK-JAKARTA – Pemuda Masjid Dunia menyiapkan bantuan kemanusiaan bagi 3.600 warga terdampak bencana di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan yang bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI tersebut dijadwalkan diberangkatkan pada Minggu (1/11/2026).

Presiden Pemuda Masjid Dunia, Said Aldi Al Idrus, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari program kemanusiaan organisasi untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.

“Hari ini kami bekerja sama dengan Baznas RI untuk membantu 3.600 masyarakat terdampak bencana di Flores, NTT. Insyaallah, bantuan tersebut akan diberangkatkan besok,” kata Said di Jakarta, Sabtu (31/10/2026).

Menurutnya, pelaksanaan program kemanusiaan tersebut mendapat dukungan dari Ketua Dewan Pembina Pemuda Masjid Dunia, Bahlil Lahadalia, serta Dewan Penasihat Muhammad Sarmuji.

“Alhamdulillah, berkat dukungan Ketua Dewan Pembina, Bapak Bahlil Lahadalia, dan juga Dewan Penasihat, Pak Haji Muhammad Sarmuji, kami mendapat dukungan dan arahan mengenai pentingnya Pemuda Masjid Dunia memberikan manfaat bagi umat di mana pun berada,” ujarnya.

Said menjelaskan, program bantuan kemanusiaan tersebut tidak hanya menyasar masyarakat terdampak bencana di Flores. Pemuda Masjid Dunia juga menyiapkan bantuan bagi korban bencana di Aceh Tamiang, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Hal tersebut disampaikan Said seusai menghadiri Rapat Dewan Pimpinan Internasional Pemuda Masjid Dunia 2026 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat. Dalam kesempatan itu, Pemuda Masjid Dunia bersama Baznas RI juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada 600 guru mengaji di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Ia menegaskan, kegiatan sosial dan kemanusiaan akan terus dilanjutkan dengan melibatkan berbagai pihak agar manfaatnya dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII), Tri Supondy, berharap Pemuda Masjid Dunia dapat memperluas kontribusinya, terutama dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kontribusi pemuda masjid ini sangat ditunggu, tidak hanya dalam peningkatan akhlak, ibadah, dan iman, tetapi juga kontribusi di sisi ekonomi,” ujar Tri.

Ia berharap rapat pimpinan tersebut dapat menghasilkan program kerja yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik di Indonesia maupun di tingkat internasional.

Selain memperkuat program kemanusiaan di dalam negeri, Said mengungkapkan bahwa Pemuda Masjid Dunia akan menggelar pertemuan internasional di Melaka, Malaysia, pada 4–6 Desember 2026.

Pertemuan tersebut dijadwalkan diikuti perwakilan dari 38 negara. Salah satu agenda utamanya adalah membahas penguatan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Palestina.

Said mengatakan, hasil Rapat Dewan Pimpinan Internasional Pemuda Masjid Dunia di Jakarta akan menjadi bahan pembahasan dalam forum internasional tersebut.