DK-Yahukimo, Papua Pegunungan — Sebuah tragedi mengerikan terjadi di Kali Kabur, Yahukimo. Lima pendulang emas tewas secara kejam diduga dibantai oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) / Organisasi Papua Merdeka (OPM). Korban ditemukan dengan luka mengenaskan, memicu kemarahan masyarakat dan tekanan agar keamanan segera diperkuat.
Kronologi Kejadian
Korban merupakan pendulang emas ilegal yang melakukan aktivitas di wilayah pertambangan rakyat.
Serangan terjadi sekitar 9 April 2025, siang hari, di lokasi pendulangan di Kali Kabur.
Saksi menyebut para pelaku menyerbu secara tiba-tiba dan mengeksekusi korban dengan kekerasan fisik.
Beberapa mayat dilaporkan telah ditemukan dan divisum, sementara proses evakuasi masih terkendala akses dan situasi keamanan.
Reaksi & Dampak
Warga setempat menyebut insiden ini “aksi biadab” yang melukai rasa kemanusiaan dan keamanan publik.
Pemerintah dan aparat keamanan di Papua diminta turun tangan lebih cepat untuk menangani dampak psikologis serta memperketat pengamanan di wilayah rawan konflik.
Kasus ini kembali mengingatkan bahwa pertambangan rakyat yang ilegal sering menjadi sumber kerentanan, tidak hanya secara ekonomi tetapi juga keselamatan jiwa.
Harapan dan Permintaan Publik
Masyarakat menuntut pelaku diusut tuntas dan diberi sanksi tegas agar kejadian serupa tidak terulang.
Diperlukan tindakan preventif: patroli keamanan, pemetaan daerah beresiko, serta dialog dengan tokoh masyarakat Papua agar konflik bisa diredam.
Pemerintah pusat diharapkan mendukung provinsi dan kabupaten dengan sumber daya dan strategi keamanan untuk melindungi warga sipil.


https://dpk.kepriprov.go.id/











