
DK-Dharmarsaya – anggota DPRD Kabupaten Dharmasraya Irzal Rianto, Geram,alasan ini karena Perawatan serta penimbunan jalan oleh PT incasi raya group, di Nagari koto gadang Kecamatan Koto Besar, mengunakan material tanah dan berbatu, tentu ini mendapatkan protes keras dari warga setempat,”ujarnya pada awak media melalui sambungan telepon Senin 26/05/2025.
Ucap, Irzal Rianto fraksi PKB selayaknya PT incasi raya group hendaknya mengirimkan Material
Batu split.
Split atau disebut batu pecah mempunyai bentuk pecahan dari batu2 besar Dan mempunyai permukaan kasar,bukan tanah,ataupun cadas seperti ini,”ucap nada tegas.
Bebernya lagi,kalau penimbunan pakai Kerikil bentuk bulat,lonjong,dan sebagainya, tanpa patah/pecah permukaannya dominan licin ini lebih berbahaya lagi, karena permukaan batu licin,kita lihat bersama berserak sepanjang jalan Koto gadang ini dijalan aspal tersebut,dan itupun sudah banyak warga yang jatuh di atas kendaraan,”terang nya.

Sekarang material bertanah dan berbatu yang dikirimkan untuk penimbunan jalan, tentu ini nantinya menimbulkan polutan, berdebu,”apalagi penimbunan di kawasan pemukiman warga.
Kalau ngak sanggup Pihak perusahaan untuk membeli material batu split seperti di Nagari Koto ranah, ngak usah lewat sini.
Karena aspek sosial dan berkesinambungan perlu juga dikedepankan, Tidak hanya lepas tanggung jawab,”tutupnya.
salah satu warga setempat Yulifitriadi, mengatakan material ini cocok untuk jalan perkebunan, emangnya jalan lintas kita ini jalan kebun,”beber nya.
Hal,yang sama juga di utarakan, Zulfiandi
Perusahaan Melanggar Kesepakatan Yang Telah Dibuat karena dalam kesepakatan perawatan dan perbaikan bukan dengan tanah atau cadas,’pungkas nya.
Terpisah Humas PT incasi raya group Monofri Abdullah dihubungi awak media,” melalui sambungan telepon, mengatakan
Untuk saat ini material yang ada baru itu yang bisa dilakukan untuk melakukan penimbunan jalan,bahkan pihak perusahaan juga sudah melaporkan kepada Pihak Nagari.
Polemik ini jadi masalah Pihak perusahaan siap untuk menghentikan sementara pengiriman material tersebut ke Koto gadang,dan menunggu material batu Splits,”tutupnya.














