DK – Buton Tengah – Sebagai wujud komitmen nyata dalam mendukung program nasional Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Batalyon Infanteri (Yonif) TP 870/SW menyelenggarakan kegiatan penyuluhan P4GN bagi seluruh prajurit Kamis (18/12/2025). Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Markas Yonif TP 870/SW dan menjadi bagian dari upaya pembinaan personel guna menjaga profesionalisme, disiplin, serta kesiapan operasional satuan.
Penyuluhan P4GN tersebut merupakan langkah preventif untuk membentengi prajurit dari ancaman narkoba yang dinilai sebagai musuh bersama bangsa. Narkoba tidak hanya berdampak buruk terhadap kesehatan fisik dan mental, tetapi juga berpotensi merusak sendi kehidupan keluarga, mengganggu stabilitas satuan, serta mencederai kehormatan institusi TNI sebagai garda terdepan pertahanan negara.
Kegiatan ini terselenggara melalui sinergi antara Yonif TP 870/SW dengan tim kesehatan dari Puskesmas Sangiawambulu. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bentuk nyata kemitraan antara TNI dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di lingkungan prajurit.
Dalam arahannya, Komandan Yonif TP 870/SW, Letkol Inf Andi Gumilang, menegaskan bahwa setiap prajurit TNI dituntut untuk memiliki integritas, disiplin, dan tanggung jawab moral yang tinggi, baik dalam kedinasan maupun kehidupan bermasyarakat. Ia mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan pelanggaran berat yang tidak hanya berdampak pada sanksi hukum dan disiplin militer, tetapi juga menghancurkan masa depan prajurit dan keluarganya.
“Integritas adalah mahkota seorang prajurit. Oleh karena itu, saya menekankan agar tidak ada satu pun anggota Yonif TP 870/SW yang terlibat, apalagi mencoba-coba narkoba. Sekali terjerumus, dampaknya sangat besar dan berjangka panjang, mulai dari karier, keharmonisan keluarga, hingga citra satuan,” tegas Letkol Inf Andi Gumilang melalui keterangan persnya, Kamis (08/01/2026).
Lebih lanjut, Danyonif mengajak seluruh personel untuk secara kolektif menjaga kehormatan dan nama baik satuan dengan menerapkan pola hidup sehat, disiplin, serta menjauhi segala bentuk penyalahgunaan zat terlarang. Menurutnya, prajurit yang sehat secara jasmani dan rohani merupakan prasyarat utama dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas pokok TNI.
Sementara itu, tim kesehatan dari Puskesmas Sangiawambulu dalam penyuluhannya memaparkan berbagai materi terkait jenis-jenis narkoba, dampak medis jangka pendek dan jangka panjang, serta konsekuensi hukum yang dapat timbul akibat penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif agar mudah dipahami oleh prajurit, sekaligus meningkatkan kesadaran akan bahaya laten narkoba.
Melalui kegiatan penyuluhan P4GN ini, diharapkan seluruh prajurit Yonif TP 870/SW memiliki pemahaman yang lebih mendalam mengenai bahaya narkoba serta mampu menjadi agen pencegahan, baik di lingkungan satuan maupun di tengah masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan satuan dalam mewujudkan lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan bebas narkoba.


https://dpk.kepriprov.go.id/











