https://dpk.kepriprov.go.id/

Safari Dakwah dan Ruqyah, Strategi Pemkab Buton Tengah Bentuk ASN Beretika

DK-Buton Tengah – Pemerintah Kabupaten Buton Tengah terus berupaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan melalui pendekatan pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan. Tidak hanya berfokus pada aspek teknokratis dan administratif, Pemkab Buton Tengah juga menaruh perhatian serius pada penguatan nilai moral dan spiritual aparatur sipil negara (ASN).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Safari Dakwah dan Ruqyah Syar’iyyah yang digelar di Masjid Agung Nurul Huda, Kecamatan Lakudo, Selasa (13/1/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pembinaan karakter ASN agar mampu menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik secara profesional, beretika, dan berlandaskan nilai-nilai keimanan.

Safari Dakwah ini menghadirkan sejumlah tokoh dan praktisi dakwah serta ruqyah syar’iyyah berskala nasional dan internasional, di antaranya Syaikh Abu Al Barra Usman Bin Yasin Al-Ma’ani, Ketua Asosiasi Ruqyah Syar’iyyah Indonesia (ARSYI) Ustadz Achmad Junaedi, Lc., M.Hi., serta Founder Rehab Hati, Ustadz Nurudin Al-Indunissy.

Bupati Buton Tengah, Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si., secara langsung membuka kegiatan tersebut. Kehadiran Bupati menegaskan bahwa pembinaan spiritual ASN merupakan bagian integral dari agenda reformasi birokrasi daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Azhari menyampaikan bahwa ASN yang memiliki ketenangan batin dan keteguhan iman akan lebih mampu menjaga integritas, menghindari penyimpangan, serta memberikan pelayanan yang adil dan humanis kepada masyarakat.

“Pemerintahan yang baik lahir dari aparatur yang sehat secara lahir dan batin. Melalui kegiatan ini, kita diajak memperbaiki diri, membersihkan hati, dan memperkuat akidah agar nilai-nilai tersebut tercermin dalam etos kerja dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Azhari.

Ia juga menegaskan pentingnya menjadikan ajaran agama sebagai pedoman dalam kehidupan pribadi maupun dalam menjalankan amanah sebagai aparatur negara, termasuk menjauhi praktik-praktik yang tidak sejalan dengan nilai keislaman.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pj. Sekretaris Daerah, Ketua MUI Buton Tengah, Imam Besar Masjid Agung Nurul Huda, para Kepala OPD, Kepala Desa, serta ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Buton Tengah.

Panitia penyelenggara menjadwalkan Safari Dakwah dan Ruqyah Syar’iyyah selama dua hari. Hari pertama difokuskan bagi ASN dan aparatur desa, sementara hari kedua (Rabu, 14/1/2025) akan digelar di Kecamatan Mawasangka dan terbuka bagi masyarakat umum sebagai bentuk perluasan manfaat kegiatan dakwah.

Selama pelaksanaan hari pertama, para peserta tampak antusias mengikuti pemaparan materi keislaman dan simulasi ruqyah syar’iyyah yang disampaikan para narasumber. Kegiatan berlangsung tertib dan khidmat, mencerminkan tingginya perhatian ASN terhadap pembinaan mental dan spiritual.

Melalui Safari Dakwah ini, Pemerintah Kabupaten Buton Tengah berharap tercipta aparatur yang tidak hanya cakap dalam tugas pemerintahan, tetapi juga memiliki integritas moral, kepekaan sosial, dan akhlak mulia sebagai landasan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, berwibawa, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Penulis: AkbarEditor: Herman