https://dpk.kepriprov.go.id/

Tingkatkan Layanan Kesehatan, Dinkes Buteng Bangun Pustu Pakai DAK

Ketgam : Salah satu bangunan Pustu yang dibangun Dinas Kesehatan Buton Tengah
Ketgam : Salah satu bangunan Pustu yang dibangun Dinas Kesehatan Buton Tengah

DK – Buton Tengah – Dalam rangka meningkatkan pelayanan Kesehatan kepada masyarakat, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Buton Tengah (Buteng) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), melaksanakan pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu). Pembangunan tersebut dilakukan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Mawasangka Tengah (Masteng), tepatnya di Desa Lalibo dan Desa Lanto, dan Kecamatan Mawasangka yaitu Kelurahan Mawasangka, Desa Balobone, Desa Tanailandu dan Desa Terapung.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buteng, Kasman, menjelaskan bahwa tujuan pembangunan Pustu adalah untuk mengoptimalkan layanan kesehatan terhadap masyarakat khususnya yang ada di desa dan kelurahan.

“Inikan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, juga sekarang kan fokusnya di Desa atau Kelurahan karena yang diperkuat sekarang ini Lembaga Kesehatan yang ada di Desa mulai dari Posyandu kemudian Pustu. Nanti secara berjenjang pelayanan Kesehatan itu dimulai dari Posyandu kemudian Pustu lalu Puskesmas dan seterusnya,” Terang Kasman saat ditemui di ruang kerjanya, (10/11/2025)

Kasman melanjutkan, bahwa pembangunan Pustu di enam Desa di Buteng tersebut menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK)  Kementerian Kesehatan Tahun 2025 dengan besaran 900 juta per Pustu.

“Anggarannya dari DAK kementerian Kesehatan, dengan besaran kurang lebih 900 juta per unit, dan sekarang sementara dilakukan pengerjaan,” tuturnya

Untuk mendapatkan pembangunan Pustu disetiap desa, Jelas Kasman, tidak memerlukan berbagai kriteria, tetapi pihak desa cukup menyiapkan lokasi untuk pembangunan Pustu tersebut yang disertai dengan dokumennya, seperti sertifikat atau bukti hibah terkait lahan tersebut.

“Karena pengusulannya saat ini sudah serba online, jika salah satu syarat kita tidak penuhi saja, maka sistem akan menolaknya,” jelas Kasman

Oleh karena itu, Pungkas Kasman, pihaknya menghimbau kepada semua kepala desa dan Lurah untuk segera mengusulkan pembangunan Pustu ini ke Dinas Kesehatan, agar pelayanan tenaga medis disetiap desa dapat termaksimalkan dengan baik.

“Sebab saat ini ada beberapa Pustu telah memiliki tenaga medisnya yang SK penempatannya langsung di Pustu desa tersebut,” pungkasnya.

Sebagian tambahan, untuk kelengkapan peralatan yang ada di Pustu, semuanya akan dilengkapi oleh Pemda Buteng melalui Dinas Kesehatan, untuk menunjang petugas kesehatan dalam melayani masyarakat yang ada di desa tersebut. Dari 77 jumlah desa dan Kelurahan di Kabupaten Buteng, baru 29 Pustu yang terbangun.

Penulis: AkbarEditor: Herman