DK – Buton Tengah – Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), dikenal luas dengan julukannya sebagai “Negeri Seribu Gua”. Julukan ini bukan tanpa alasan, sebab wilayah ini menyimpan banyak gua indah yang tersebar di berbagai penjuru daerah. Salah satunya adalah Gua Laumehe, destinasi wisata menakjubkan yang terletak di Desa Wantopi, Kecamatan Mawasangka Timur (Mastim).
Gua Laumehe menawarkan pesona alam yang menakjubkan melalui gugusan stalaktit dan stalagmit berukuran besar yang menghiasi setiap sudut gua. Bentuk-bentuk alami tersebut tampak seperti karya arsitektur megah yang diciptakan oleh alam. Tak hanya itu, di dalam gua juga terdapat kolam air payau yang jernih dan eksotis, menambah daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buton Tengah, Irwan Seni Rajab, mengatakan bahwa Gua Laumehe merupakan destinasi wisata yang memiliki keunikan dan keindahan lengkap.
“Gua Laumehe ini bisa diibaratkan paket lengkap. Ada ornamen stalaktit dan stalagmit yang indah, ditambah kolam air payau yang jernih dan menawan,” ujarnya saat dikonfirmasi, senin (03/11/2025)
Ia juga menyebut, Gua Laumehe memiliki kemiripan dengan Gua Gong di Pacitan, Jawa Timur, yang dikenal sebagai salah satu gua terindah di Indonesia.
“Gua Laumehe ini hampir sama dengan Gua Gong di Pacitan. Ornamen di dalamnya memukau, dan bisa dibilang ini satu-satunya mahakarya alam seperti itu di Sulawesi Tenggara,” jelasnya.
Dari segi aksesibilitas, Gua Laumehe tergolong mudah dijangkau. Lokasinya hanya berjarak sekitar 70 meter dari jalan poros desa, dan telah dilengkapi dengan jalur tracking sepanjang 400 meter. Jalur tersebut juga dilengkapi dengan penerangan untuk memudahkan dan memberikan kenyamanan bagi wisatawan.
“Penerangan itu bukan hanya untuk keamanan, tetapi juga menambah kesan estetik dari gua,” kata Irwan.
Untuk menjamin keselamatan pengunjung, pengelola telah menyiapkan peralatan keselamatan (safety) seperti helm, headlamp, serta pemandu wisata yang siap menemani pengunjung menyusuri gua.
“Segala kelengkapan ini kami sediakan demi rasa aman dan nyaman. Gua ini terbuka untuk umum, siapa pun bisa datang dan menikmati keindahannya,” tambahnya.
Bagi wisatawan yang ingin menjelajahi keindahan Gua Laumehe, tarif masuknya sangat terjangkau, yakni Rp25.000 untuk dewasa dan Rp10.000 untuk anak-anak.
Lokasi gua yang strategis menjadikannya mudah diakses dari berbagai wilayah. Dari Kota Raha (Kabupaten Muna), waktu tempuh menuju lokasi sekitar tiga jam, sedangkan dari Muna Barat sekitar dua jam perjalanan. Sementara wisatawan dari Kota Baubau, Buton, atau Buton Selatan dapat menggunakan kapal feri, speed boat, atau perahu jarangka menuju Pelabuhan Wamengkoli, kemudian melanjutkan perjalanan darat sekitar dua jam menuju Gua Laumehe.
Dengan keindahan stalaktit, kolam alami, dan akses yang mudah, Gua Laumehe menjadi bukti nyata kekayaan wisata alam Buton Tengah yang pantas disebut sebagai mahakarya alam Sulawesi Tenggara.


https://dpk.kepriprov.go.id/











