DK-Sawahlunto (SumbarPemerintah Kota Sawahlunto tidak ingin tertinggal dalam arus transformasi digital. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, Pemko menggelar Forum Pemerintahan Digital sebagai langkah memperkuat integrasi layanan dan tata kelola pemerintahan modern.
Forum tersebut berlangsung di Aula Hotel Khas Ombilin, Selasa (27/10/2026). Kegiatan yang digagas Bidang Layanan e-Government, Pengelolaan Infrastruktur, dan Persandian itu mengangkat tema transformasi digital, integrasi layanan, dan tata kelola pemerintahan.
Forum dipandu Kepala Bidang EGI Delvita, ST, M.CIO, selaku moderator, dengan menghadirkan Kasi Persandian dan Keamanan Informasi Harmondus, S.Kom, sebagai narasumber.
Sebanyak tiga unsur dari setiap OPD diutus menjadi peserta, yakni kepala perangkat daerah, admin, dan narahubung. Mereka menjadi garda depan dalam memastikan digitalisasi layanan berjalan seragam di seluruh instansi. Turut hadir Asisten III, para kepala OPD, dan tamu undangan lainnya.
Forum dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah yang diwakili Asisten III. Dalam sambutannya, ia menegaskan transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan.
Menurutnya, pemerintah daerah harus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Pemanfaatan teknologi digital menjadi kunci untuk mempercepat proses kerja, meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan, serta menghadirkan manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur, tetapi juga kualitas sumber daya manusianya. Pelatihan, termasuk secara daring, dan sinergi antarperangkat daerah menjadi bagian penting yang tidak bisa dipisahkan,” tegasnya.
Melalui forum ini, Pemko Sawahlunto mendorong percepatan integrasi sistem informasi antarperangkat daerah untuk menghadirkan layanan publik yang lebih cepat, transparan, dan terintegrasi.
Lebih dari sekadar forum berbagi pengetahuan, kegiatan ini menjadi wadah menyamakan persepsi dan memperkuat peran setiap perangkat daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan responsif.
Di akhir kegiatan, seluruh aparatur diingatkan untuk senantiasa berhati-hati dan waspada dalam menerima maupun menyebarluaskan informasi. Kewaspadaan tersebut menjadi kunci menjaga keamanan informasi dan membangun pemerintahan digital yang andal, aman, dan terpercaya di Kota Sawahlunto.














