DK-Anambas — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus mendorong penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai bagian dari program pembangunan tahun 2026 di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, saat menghadiri kegiatan halalbihalal bersama masyarakat di Anambas, Minggu (12/4/2026) malam.
Dalam kesempatan itu, Ansar memaparkan sejumlah rencana pembangunan daerah, tidak hanya di sektor infrastruktur seperti pembangunan dermaga apung dan peningkatan jalan, tetapi juga penguatan ekonomi masyarakat melalui dukungan terhadap UMKM.
“Program pemberdayaan ekonomi melalui pembiayaan UMKM akan terus kita lanjutkan,” ujarnya.
Menurut Ansar, sejumlah pelaku UMKM di Kabupaten Kepulauan Anambas telah menerima bantuan permodalan guna meningkatkan kapasitas usaha dan keberlanjutan bisnis mereka.
Ia menegaskan, meskipun terdapat dinamika dalam pengelolaan anggaran daerah, pemerintah tetap berupaya menjaga keberlanjutan program bantuan, termasuk untuk sektor UMKM.
Selain permodalan, pemerintah juga mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui berbagai program pendukung, termasuk perlindungan sosial dan peningkatan kesejahteraan nelayan serta petani.
Pada tahun 2025, Pemprov Kepri telah mengalokasikan bantuan sebesar Rp19,64 miliar untuk Kabupaten Kepulauan Anambas yang mencakup berbagai sektor, termasuk dukungan bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepri, Riky Rionaldi, menambahkan bahwa penguatan UMKM di wilayah kepulauan seperti Anambas menjadi perhatian khusus pemerintah daerah.
“UMKM di wilayah kepulauan menghadapi tantangan seperti akses pasar dan biaya distribusi. Karena itu, dukungan permodalan dan pendampingan harus terus diperkuat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Pemprov Kepri akan terus mendorong pelaku UMKM agar memiliki legalitas usaha, meningkatkan kualitas produk, serta memperkuat kemasan dan pemasaran agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Dengan berbagai program tersebut, pemerintah optimistis UMKM di Anambas dapat berkembang lebih pesat dan menjadi salah satu pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di wilayah kepulauan.














