
DK – Tanjungpinang – Tugu Daun Sirih Emas menjadi ikon baru yang menambah destinasi wisata Kepri.
Tugu Daun Sirih Emas bagian dari destinasi wisata Kepri ini berlokasi di tepi laut, Jalan Hang Tuah.
Selain menjadi bagian dari destinasi wisata Kepri, Tugu Daun Sirih Emas ini juga menjadi salah satu ikonik baru yang menghiasi wajah Kota Tanjungpinang.
Sejak diresmikan pada akhir tahun 2020, Tugu Daun Sirih Emas telah menjadi daya tarik wisata baru bagi masyarakat Tanjungpinang hingga Bintan. Pesona Tugu Daun Sirih Emas dengan tinggi mencapai 18 meter dan berdaun 7 helai itu kerap menjadi latar belakang swafoto pengunjung yang Instagramable.
Saat malam hari, Tugu Daun Sirih Emas akan memancarkan lampu warna-warni hias yang semakin memperindah pesonanya. Hasil dari proyek jalan lingkar Gurindam 12 ini, juga masih menyimpan pesona lainnya yang lebih estetik dan memanjakan penglihatan pengunjungnya.
Dari tepian laut anda dapat menyaksikan hamparan laut dan suara deru ombak yang bergelombang. Apabila memandang lurus ke depan, Anda akan menatap objek wisata pulau bersejarah Penyengat Indera Sakti dan megahnya Masjid Raya Sultan Riau.
Boat pancung para nelayan Pulau Penyengat dan kapal-kapal ferry hilir mudik ditambah sunset terbenam pun turut menjadi pelengkap.
Selain untuk tujuan rekreasi menikmati hari libur di akhir pekan, pengunjung juga akan dimanjakan dengan suguhan kuliner murah yang deretan di tepi jalan.
Mulai dari jenis minuman dingin maupun panas, aneka gorengan, bakso bakar, martabak telur dengan aneka varian lainnya dan masih banyak lagi tentunya.
Seorang pengunjung, Rovi yang membawa anak dan istrinya menyebutkan, sebagai keluarga yang terbilang baru, menikmati hari libur bersama keluarga dirasa cukup penting. Ia menuturkan, adanya ikonik Tugu Daun Sirih Emas dengan berbagai suguhan wahana bermain anak dan kuliner makanan dan minuman kini menjadi alternatif lokasi rekreasi bagi masyarakat.
“Ini bisa jadi alternatif destinasi wisata untuk masyarakat bang. Harga makanan dan minuman relatif murah, untuk harga sewa wahana juga begitu, intinya gak buat kantong bolong lah,” terangnya sembari tertawa kecil.
Pantauan kami pada Minggu sore, arus lalu lintas di lokasi tampak mulai macet, petugas parkir pun mulai sibuk merapikan kendaraan para pengunjung.
Rerata pedagang tampak ramah menawarkan jualannya, beberapa yang lain terlihat sibuk melayani pesanan para pembeli. Sejumlah pengunjung yang memadati Tugu Daun Sirih Emas terlihat sangat menikmati suasana yang ada baik bersama keluarga, sahabat bahkan pasangan.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi sangat konsen dan konsisten dalam mengembangkan kawasan di Taman Gurindam 12 berada di Tepi Laut, Kota Tanjungpinang. Hal ini dilakukan oleh Pemprov Kepri masih dalam upaya mempercantik wajah Kota Tanjungpinang.
Sejumlah proyek pendukung yang akan dibangun di sekitar kawasan Gurindam Dua belas. Seperti gedung Lembaga Adat Melayu (LAM), Akau Potong Lembu, ruang terbuka hijau, gedung Dekranasda dan sejumlah proyek pendukungnya.
“Kami ingin mengembangkan ini tujuannya agar wajah Kota Tanjungpinang lebih cantik, lebih menarik dan ada nilai ekonomi bagi masyarakat Tanjungpinang nantinya,” kata Gubernur Kepri di hadapan sejumlah wartawan baru-baru ini.
Ansar Ahmad berharap, masyarakat mendukung upaya Pemprov Kepri ini. Kemudian, meminta pihak Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk memberikan pemahaman kepada masyarakatnya.
Bahwa pengembangan kawasan Gurindam Dua belas ini bertujuan membantu upaya Kota Tanjungpinang dalam membangun infrastruktur yang ada. (Hs/tribun)














