Kpl Terima Unit Kaisar dari DLH Provinsi

Kpl Terima Unit Kaisar dari DLH Provinsi

(Dok: Lanni)

DK-Tanjungpinang-Suasana sederhana dan hikmat mewarnai Penyerahan bantuan. Sarana pengelolaan sampah berupa kendaraan roda 3, ditaman batu, batu sembilan kelurahan batu 9, Rabu (13/12)

Acara dibuka dengan lagu Indonesia Raya yang disambung dengan sholawat dan doa
Tomi Darlius ketua komunitas pengerak lingkungan (KPL) provinsi selaku penerima bantuan tersebut tampak antusias para tamu undangan dari berbagai bank sampah dan komunitas kemanusiaan. Tidak lupa pria yang akrab disapa Tomi itu mengucapkan terimakasih kepada pihak yang perduli akan kebutuhan KPl dalam melakukan kegiatan yang berhubungan dengan lingkungan.

Kepala dinas lingkungan hidup dan kehutanan (DLH) DLH provinsi Hendrik, St yang membuka sekaligus menyerahkan bantuan Menyebutkan Rudi Chua, Anggota komisi 2 DPRD provinsi sudah banyak membantu rakyat, proklim tanjung ugat, dan begitu pun dengan Penyerahan sarana pengelolaan sampah dan kepada kpl. Merupakan pokir dari Rudi Chua. Ia juga sedikit menjelaskan tentang Sampah. Sampah merupakan hasil aktivitas manusia ataupun sampah alam yang menjadi tangung jawab bersama bukan hanya pemerintah. Untuk itu sampah dikelola dari diri sendiri dan setiap orang berhak atas kebersihan. Jika ada tetangga yang buang sampah sembarangan bisa di tegur agar tidak terjadi kebocoran lingkungan. “Dampaknya bau menjadi tidak sehat, jika sampah laut bisa terjadi banjir Robb. banyak hal yang kita lakukan untuk mengatasi sampah”, imbuhnya.

Lanjutnya, “Kemarin kita sudah mengundang stakeholder-stakeholder bagaimana kita bisa mengelola sampah dengan baik. Ada perda sampah. Namun Penerapan sanksi belum ada. Membangun kesadaran masyarakat itu sulit. Untuk mengurus sampah Kita perlu sarana dan tenaga untuk pengangkutan. Juga harus bayar retribusi. Mari kita berkolaborasi pemerintah, bank sampah, komunitas lingkungan yang perduli dengan lingkungan. Mengajak pelaku usaha untuk mengalokasikan dana nya untuk sampah”, tambahnya. Ia juga mengatakan mencari investor untuk pembangunan insfrastruktuktur pengolahan sampah. Kpl dapat berkolaborasi dengan bank sampah yang bekerja dari hilir dan kpl dari hulu. Ia berharap Kpl yang mendapat kendaraan yang diberikan dimanfaatkan dan dirawat sebaik-baiknya.

Tidak terlupa penyampaian sekaur suruh dari ketua panitia sekaligus kepala bidang pengolahan sampah DLH provinsi Edyson. Yang menyebutkan giat tersebut bisa menjadi wadah silahturahmi serta Kolaborasi komunitas bank sampah yang kuat.

Anggota komisi II DPRD provinsi, Rudi Chua pun diberi amanat untuk menyampaikan sekapur sirih. Bagi Rudi yang penting apa yang bisa kita lakukan. Tidak lupa lelaki penyuka warna biru ini berterimakasih kepada kadis dan rekan pecinta lingkungan serta aktivis kemanusiaan. “Mereka mengerjakan apa yang tidak bisa dikerjakan orang lain. Tidak semua orang mau melakukan itu,” tukasnya. Padahal itu sumber masalah. Semoga amal yang ibu bapak kerjakan dibalas oleh yang maha kuasa. Saya pun rajin depan kamera saja Kamera pergi saya pun pergi. Ucapannta tersebut disambut tawa hadirin. Sepanjang saya di DPRD saya akan mencoba mengkoordinir untuk kopdar dan lingkungan. Apresiasi untuk semua komunitas dan kepada Hendrik selaku kadis DLH.
Usai mukadimah dari pria keturunan itu sampailah pada acara penandatangan penyerahan barang berupa kendaraan roda 3 (kaisar) kepada pihak KPL.

Tomi pun langsung menghidupkan kaisar bewarna biru itu dengan wajah sumringah. Ia mengatakan kaisar tersebut akan digunakan untuk operasional KOk terutama giat-giat yang berhubungan dengan sampah.

Penulis: Lanni

Editor: Herman