
DK-Bintan Bupati Bintan, Roby Kurniawan, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral yang digelar oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Republik Indonesia. Rakor ini membahas Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), yang merupakan bagian krusial dalam perencanaan pembangunan daerah.
Dalam rakor yang dipimpin oleh Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN, Dwi Hariyawan S, Bupati Roby memaparkan dua rencana RDTR utama, yaitu untuk Wilayah Pengembangan (WP) Bandar Seri Bentan dan Kawasan Wisata Pantai Trikora.
Untuk WP Bandar Seri Bentan, Bupati Roby menjelaskan delineasi wilayah yang mencakup 6.539,60 hektare, terbagi dalam tiga Sub Wilayah Perencanaan (SWP) dan terdiri dari 11 blok. SWP A meliputi sarana pelayanan umum, ekowisata mangrove, dan pemukiman nelayan. SWP B fokus pada pusat pemerintahan, perdagangan, jasa, serta perumahan. Sementara itu, SWP C direncanakan untuk sarana pelayanan kota, industri kecil menengah, dan perumahan. Terdapat enam isu strategis yang diidentifikasi, termasuk lahan pertanian berkelanjutan (LP2B), kawasan Free Trade Zone (FTZ), serta pengembangan sektor pariwisata dan budaya.
Bupati Roby juga menekankan prioritas pembangunan, seperti pembangunan terminal tipe C, pusat olahraga, rumah sakit umum kelas B, serta penataan kawasan perkantoran dan perumahan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Ekowisata dan agrowisata diharapkan menjadi sektor yang menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Penyusunan RDTR yang terintegrasi akan mempercepat pelaksanaan pembangunan dan menciptakan tata ruang yang tertata dengan baik, sesuai visi pembangunan Kabupaten Bintan,” ungkap Roby seusai mengikuti Rakor, Rabu (22/1/2025), di Hotel Bidakara, Jakarta.
Selain itu, untuk Kawasan Wisata Pantai Trikora, Bupati Roby mengungkapkan bahwa RDTR mencakup wilayah seluas 7.142,26 hektare, terbagi dalam tiga SWP dan fokus pada pengembangan pariwisata berkelanjutan. Beberapa program prioritas untuk kawasan ini termasuk pengelolaan investasi pariwisata, pembangunan destinasi wisata unggulan, dan infrastruktur pendukung seperti saluran udara tegangan menengah (SUTM) serta fasilitas pengelolaan sampah TPS3R.
Rakor ini dihadiri oleh berbagai kepala dinas terkait dari Kabupaten Bintan, baik secara langsung maupun melalui konferensi video. Bupati Roby mengapresiasi sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam merencanakan tata ruang yang terintegrasi, serta menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan investor untuk memastikan keberhasilan pembangunan berkelanjutan di Bintan.


https://dpk.kepriprov.go.id/











