MK Tolak Gugatan Golkar soal Selisih Suara Pileg Tanjungpinang 

Sidang putusan Gugatan Golkar soal PHPU DPRD Tanjungpinang.
Sidang putusan Gugatan Golkar soal PHPU DPRD Tanjungpinang. 

DK JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan Partai Golkar soal selisih suara hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) Dapil Tanjungpinang IV, Kepulauan Riau (Kepri) 2024.

Penolakan itu tertuang dalam amar putusan yang dibaca oleh Hakim MK Suhartoyo pada sidang putusan, Jumat (07/06).

“Terkait pokok permohonan, menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya,” katanya.

Sebelum itu, Hakim Daniel Yusmic membacakan sejumlah pertimbangan MK dalam menolak permohonan Golkar tersebut.

MK menilai, seluruh permohonan Golkar tak beralasan hukum.

“Menimbang bahwa berdasarkan seluruh uraian pertimbangan hukum tersebut di atas mahkamah berpendapat permohonan pemohon tidak beralasan untuk seluruhnya,” kata.

Sebelumnya, Partai Golkar menggugat hasil pemilu anggota DPRD Tanjungpinang dapil V karena menilai terdapat penambahan 100 suara untuk PDI-P.

Partai Golkar juga memohon agar MK membatalkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 360 Tahun 2024, Tentang Penetapan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota Secara Nasional Dalam Pemilihan Umum Tahun 2024, Tanggal 20 Maret 2024, pukul 22.19 WIB.

Gugatan Golkar itu tertuang dalam Perkara Nomor 169-01-04-10/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024.

banner 120x600