BATAM  

Penutupan UKW Dinyatakan 2 Orang Tidak Kompeten

23 Orang Dinyatakan Kompeten

Penutupan UKW Dinyatakan 2 Orang Tidak Kompoten (Dok: Lanni)

DK-BATAM-Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) yang di fasilitasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dan diselenggarakan PWI Kepri ini, berjalan 2 hari yang dimulai hari Jumat di ballroom hotel Harmoni One, Batam. Ukw tersebut berjalan sukses hingga hari terakhir. Bahkan UKW ini dibuka langsung oleh walikota Batam, Muhammad Rudi.

Pada acara penutupan yang ditutup oleh zulhamsyah Sekedang disertai dengan penyerahan kartu PWI kepada 2 peserta. Sebelum penutupan acara dimulai dengan testimoni dari peserta muda yang diwakili oleh Lanni Lubis dari media Datakepri.com. Hal ini langsung pwrmintaan dari panitia. Dalam keterangannya ia mengungkapnya banyak hal yang didapatnya dari mengikuti UKW terutama tentang PPRA. “Belum tentu wartawan diluar sana tahu akan informasi yang diperoleh saat mengikuti UKW,” akunya.

Begitupun dengan Dewi kemalawati dari kelas utama yang diberi kesempatan memberi sekapur sirih. Ia mengakui sudah 3 kalu gagal mengikuti UKW untuk kelas utama. Tetapi ia tidak patah semangat. Sebenarnya ada pihak lain yang mengadakan UKW dan menjamin dirinya lulus tetapi Dewi memilih tetap menunggu UKW yang dilaksanakan oleh PWI. dan berharap kali ini ia lolos menyandang utama yang disambut applaus hadirin.

Penutupan UKW juga diumumkan peserta yang ikut sebanyak 25 orang, 2 diantaranya dinyatakan tidak kompoten.

“Dari 29 orang yang terdaftar mengikuti UKW Gratis yang di adakan langsung oleh PWI Pusat, dan di selenggarakan oleh PWI Kepri, 25 orang mengikuti ujian selama 2 Hari, dan di umumkan bahwa 23 orang dinyatakan Kompeten, dan 2 di nyatakan tidak Kompeten,” ucap Zulmansyah.

Selain itu beliau menjelaskan bahwa untuk wartawan yang dinyatakan tidak kompeten agar terus meningkatkan semangat belajar, dan tidak boleh pantang menyerah.

Penulis: LanniEditor: Herman
banner 120x600