BINTAN  

Hasan Tidak Kunjung Ditahan Kapolres Sebut Tunggu Balasan Kemendagri

Kasus Pemalsuan Surat Terus Menyorot Publik

Hasan Tidak Kunjung Ditahan
Kapolres Sebut Tunggu Balasan Kemendagri

(Dok: Lanni)

DK-Bintan-Ditetapkannya PJ walikota Tanjungpinang, Hasan S.sos sebagai tersangka pemalsuan surat sangat menyedot perhatian publik. Bahkan publik sempat bertanya-tanya mengapa orang nomor satu itu tidak ditahan paskah ditetapkan menjadi tersangka dengan ancaman penjara 6 tahun.

Menjawab keraguan publik terhadap kinerja aparat penegak hukum (Aph) terkhusus polres Bintan, AKBP Riky Iswoyo, bersama Kabid Humas Polda Kepri, Kombes pol Zahwani Vandra Arsad dan kasat reskrim polres Bintan, AKP Marganda Pandapotan Limbong, Minggu (5/5). Kapolres menegaskan pihaknya masih menunggu surat balasan dari Kemendagri. Surat sudah dikirim tanggal 3 Mei lalu, dan batas waktu menunggu jawaban 30 hari.

“Ada atau tidak jawaban dari Kemendagri akan kita tindaki,” ucap Riky.

Saat disingung dalam kasus tersebut ada indikasi gravitasi, Kapolres kembali menjawab pihaknya fokus terhadap pemalsuan surat. Bila dalam pengembangan lanjutan hal itu ditemukan maka tidak menutup kemungkinan akan memproses hal tersebut.

Humas Polda Kepri juga menyebutkan pihaknya berpegang pada rasa keadilan. Semua proses dilakukan step by step.
Tidak kooperatif, mengulangi perbuatan dan melarikan diri, penahanan subjektif dari penyidik
Kesetaraan
Peraturan kapolri nomor
Sp2hp
Step by step. Untuk motif disebutkan melakukan pembuatan sporadik.

Penulis: LanniEditor: Herman
banner 120x600