Menjadi Narasumber Diskusi Publik, Hasan Imbau Gunakan Hak Pilih Pada Pelaksanaan Pemilu

Menjadi Narasumber Diskusi Publik, Hasan Imbau Gunakan Hak Pilih Pada Pelaksanaan Pemilu

(Dok: Humpro)

DK-Tanjungpinang — Penjabat (Pj.) Wali Kota Tanjungpinang, Hasan, S.Sos menjadi narasumber pada diskusi publik yang dilaksanakan oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Tanjungpinang sempena hari jadi ke-6 AJI. Mengangkat tema merawat keberagaman di tahun politik, diskusi digelar di Taman Batu 10, Sabtu (16/12).

Hasan dalam kesempatan itu mengapresiasi atas eksistensi AJI dalam melaksanakan diskusi di ruang publik. “Karena AJI selalu mengedepankan diskusi publik dalam menjaring isu-isu aktual, seperti halnya diskusi publik hari ini yang membahas tentang bagaimana merawat keberagaman di tahun politik. Hal ini tentunya penting bagi kita dalam rangka persiapan pesta demokrasi,” ungkapnya

Dikatakannya bahwa sesuai dengan apa yang menjadi topik diskusi, Kota Tanjungpinang sampai pada hari ini masih menjadi kota yang kondusif. “Masyarakat yang heterogen dengan kemajemukan berbagai macam suku, budaya dan agama, Alhamdulillah di Kota Tanjungpinang selalu dalam keadaan yang kondusif tidak ada yang namanya pertikaian-pertikaian yang menjurus pada sara dan lainnya. Kita harus akui bahwa kemajemukan yang terbentuk di kota Tanjungpinang sejak dahulu sampai hari ini tingkat toleransi, keragaman dan kemajemukannya sangat terbuka,” ungkap Hasan.

Terakhir, Hasan mengimbau kepada mahasiswa dan insan pers yang menjadi peserta diskusi untuk turut andil pada pelaksanaan pemilihan umum 2024. “Secara politik, generasi milenial dan Gen Z merupakan persentase pemilih yang cukup besar. Sebagai pemegang hak suara yang sah, kita semua adalah penentu akan maju atau mundurnya bangsa ini. Maka gunakan hak pilih kita pada Pemilu mendatang,” pungkasnya

Pada diskusi publik tersebut juga menghadirkan narasumber, Ketua KPU Provinsi Kepri, Indrawan Susilo Prabowoadi, Ketua Bawaslu Provinsi Kepri, Zulhadril Putra dan Ketua FKUB Provinsi Kepri, Handarlin Umar.

Penulis: Budi

Editor: Herman

banner 120x600