Legislator Kepri Imbau Warga Taat Bayar BPJS, Jika Tidak Mampu Bisa Akses JKN-KIS

Sirajudin Nur, Anggota DPRD Kepri (dok: Herman/Sijori)
Sirajudin Nur, Anggota DPRD Kepri (dok: Herman/Sijori)


DK – Advetorial – Anggota Komisi IV DPRD Kepulauan Riau, Sirajudin Nur mengimbau warga taat membayar iuran BPJS Kesehatan.

Sirajudin mengatakan, pembayaran iuran BPJS Kesehatan tepat waktu akan membuat kartu kepesertaan tetap aktif dan dapat digunakan sewaktu sakit.

“Untuk menghindari kesulitan pembiayaan kesehatan di kemudian hari, maka kita imbau agar warga taat bayar iuran BPJS,” katanya melalui saluran seluler, Sabtu (5/8/2023) pagi.

Anggota DPRD Kepri 2 periode itu mengusulkan agar BPJS Kesehatan melakukan jemput bola dengan membentuk Kader JKN.

Nantinya, Kader JKN akan mendatangi peserta yang telah lama menunggak pembayaran iuran BPJS.

“BPJS bisa melakukan jemput bola karena banyak juga warga kita tidak bisa membayar karena kesibukan melaut misalnya dan ada juga tidak paham cara membayar secara online,” ujarnya.

Sementara itu, bagi warga yang mengalami penurunan pendapatan atau kurang mampu, Sirajudin menyarankan agar beralih ke JKN-KIS melalui pemerintah setempat.

Dengan JKN-KIS, warga bisa mendapatkan manfaat BPJS Kesehatan, sementara iurannya akan dibayarkan oleh pemerintah.

“Bagi warga kurang mampu bisa mengurus JKN-KIS di pemerintahan setempat. Program ini bisa dimanfaatkan warga kurang mampu agar iuran BPJS nya dibayarkan negara,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Muhammad Bisri menyampaikan bahwa 10 persen peserta BPJS Kesehatan di Kepri menunggak iuran hingga bertahun-tahun.

Bisri menerangkan, sebagian besar peserta yang menunggak disebabkan kesibukan dan kurang mampu.

“Yang nunggak sekitar 10 persen,” ungkapnya, Jum’at (4/8/2023).

Penulis: Herman/Sijori

Editor: Budi

banner 120x600