Pelindo Absen, RDP Ditunda

Penandatanganan petisi kenaikan pas SBP (dok: Lanni)
Penandatanganan petisi kenaikan pas SBP (dok: Lanni)

DK – Tanjungpinang -Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Tanjungpinang membahas rencana kenaikan tarif masuk Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) yang seyogyanya digelar hari ini, Jumat (21)7) terpaksa ditunda, akibat ketidak hadiran pihak yang diundang,Pelindo.

Semestinya, RDP yang dilakukan DPRD Tanjungpinang berlangsung hari ini, namun beberapa pihak yang di undang oleh DPRD Tanjungpinang tidak hadir.

Tampak jajaran Komisi I,II dan III telah hadir langsung termasuk masyarakat yang menolak kenaikan tarif masuk Pelabuhan SBP dengan membawa spanduk bertuliskan Penolakan Pas Pelabuhan Pelindo dan Oknum anggota DPRD Tanjungpinang.

Di tundanya RDP tersebut, Ketua DPRD Tanjungpinang Hj Yuniarni Pustoko Weni mengatakan dalam RDP berikutnya DPRD Tanjungpinang memanggil beberapa pihak.

“Pertama kita undang pada RDP selanjutnya adalah PT Pelindo,  Sekda Tanjungpinang, BUMD, Kabag Ekonomi,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, para komisi I,II dan III menandatangani spanduk terkait penolakan kenaikan tarif masuk Pelabuhan Sri Bintan.

Diketahui bahwa Rencana kenaikan harga tarif pas Pelabuhan di Sri Bintan Pura oleh PT Pelindo Regional 1 cabang Tanjungpinang ini pun mendapat penolakan dari berbagai kalangan masyarakat yang tidak menginginkan kenaikan tersebut.

Bahkan PT Pelindo Regional 1 cabang Tanjungpinang telah melakukan studi banding di Kantor PT Pelindo Regional 4 cabang Makassar.

Penulis: Lanni

Editor: Herman

banner 120x600