BlindSpot Lintas Barat Jadi Fokus, Ini Upaya Kominfo Bintan dan Kominfo Provinsi Kepri

DK-Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan terus melakukan upaya penuntasan signal area di semua lokasi. Melalui Dinas Komunimasi dan Informatika Bintan, titik blindspot (signal buta) di ruas jalan Lintas Barat kali ini menjadi fokus percepatan.

Kadiskominfo Bintan Aupa Samake  menjelaskan bahwa pada tahun 2015 pihaknya telah mengajukan usulan terhadap titik-titik blankspot ke Kemkominfo RI melalui BP3TI (Badan Penyedia dan Pengelolaan Pembiayaan Telekomunikasi Indonesia). Hasilnya ada beberapa Desa di Kecamatan Tambelan yang saat ini sudah merasakan kemudahan telekomunikasi berkat beberapa BTS (Base Transceiver Station) yang dibangun di sana.

“Untuk titik blankspot hingga saat ini masih terus kita upayakan. Terkait lintas barat, ini juga sudah menjadi usulan lama. Signalnya ada cuma kadang hilang (blindspot). Hal ini terus kami gesa bersama PT. Telkom untuk bisa meningkatkan kapasitas signal” ujar Aupa usai menghadiri pertemuan, Rabu (02/02).

“Kami sangat berterimakasih sudah diundang oleh Kadiskominfo Provinsi Kepri, wujud keseriusan dari Pemprov untuk Bintan dimana lintas barat memang menjadi salah satu jalur penting di Kepri” tambahnya.

Zaidan Jauhari selaku GM. Witelrikep PT. Telkom menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung semua uapya Pemerintah terkait peningkatan telekomunikasi. “Untuk lintas barat sendiri, ketersedian jaringan 2G sebenarnya tidak ada kendala. Namun untuk signal berbasis broadbrand 4G memang masih perlu dilakukan upaya tambahan sebab kekuatan tower pemancar yang ada di sana perlu mendapatkan penambahan” terangnya menjelaskan.

Sementara itu Kadiskominfo Kepri Hasan siap mencatat segala kebutuhan dan dukungan yang diperlukan. “Ini permintaan dari Bapak Gubernur supaya lintas barat bisa full acces dan akses untuk layanan jaringan Telekomunikasi dapat dirasakan masyarakat luas, tanpa mengalami hambatan. Makanya kami koordinasi dengan Kominfo Bintan dan PT. Telkom. Kita ingin mengetahui dimana kendalanya dan apa solusi yang bisa kita lakukan. Karena hal ini menjadi perhatian bapak Gubernur Provinsi Kepri dalam memberikan kecepatan layanan Telekomunik. (NA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *