Pelaksanaan kegiatan STQ Tingkat Desa Pantai Harapan Sukses Dilaksanakan.

Pelaksanaan kegiatan STQ Tingkat Desa Pantai Harapan Sukses Dilaksanakan.

STQ tingkat desa (Ist)

DK – Lingga – Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tingkat desa pantai harapan , kecamatan selayar , Kabupaten lingga , yang di laksanakan selama satu hari di masjid Nurul Bhakti kampung teluk lanjut , berjalan dengan lancar. Pada Minggu (09/01/2022).

Kegiatan tersebut dihadiri , Camat Selayar , Kepala desa pantai harapan , Kapolsubsektor polsek daik lingga , ketua BPD , Ketua MUI , kecamatan selayar , tokoh agama , tokoh agama , tokoh masyarakat ,Rt ,Rw , dan Kepala dusun se desa pantai harapan.

Firman , Kepala desa pantai harapan ,dalam sambutannya menyampaikan ,kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang kita laksanakan di tingkat desa menjelang , pelaksanaan kegiatan STQ di tingkat kecamatan , bahkan sampai di tingkat kabupaten.

“Dalam rangka mempersiapkan menghadapi Musabaqah Tilatil Qur’an ( MTQ/STQ) tingkat Kabupaten Lingga , maka sangat penting dan sangat perlu melakukan persiapan – persiapan. Dan salah satu persiapan adalah persiapan para peserta yang nantinya akan mewakili tingkat kecamatan dan kabupaten.” Ucap firman.

Hal senada di sampaikan camat selayar , dalam sambutannya menyampaikan bahwa bagaimana kita berkiprah dan terus berupaya untuk meningkatkan sumber daya manusia , salah satu faktor yang sangat strategis yang menentukan suksesnya MTQ/STQ , perlu ada pembaharuan wawasan, pengetahuan, menambah kapasitas serta keberhasilan yang membangun citra seluruh pelaksanaan dan masyarakat kecamatan selayar.

Lanjut H. Abdul Kamar , Pihak kecamatan mendukung penuh dalam kegiatan positif, kedepannya kita akan melaksanakan di tingkat Kecamatan mendatang.

“Tentunya dengan harapan mereka bisa berprestasi di luar, Artinya, pola pembinaan betul-betul berjalan dengan baik di Kecamatan Selayar, tidak ada pemain dari luar yang mewakili Kecamatan Selayar nantinya. Insyaallah kedepannya kita akan melakukan pembinaan terutama yang harus kita tingkat kan masalah keagamaan.” Jelas H. Abdul Kamar.

(AZ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *