Ketua DPRD Setuju Rumah Dinasnya Dijadikan Tempat Isolasi, Asalkan Sesuai Aturan

Ketua DPRD Setuju Rumah Dinasnya Dijadikan Tempat Isolasi, Asalkan Sesuai Aturan

Hendra Jaya Belum Tempati Rumah Dinas Karena Belum Ada Fasilitas

Yuniarni Pustoko Weni Konferensi pers (Herman/datakepri.com)

DK-Tanjungpinang-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang menanggapi terkait usulan dari Persaudaraan Pemuda Tempatan Tanjungpinang pada pemberitaan di salah satu media online akhir-akhir ini yang menyatakan bahwa rumah dinas Pimpinan DPRD Kota Tanjungpinang disarankan untuk dijadikan sebagai tempat isolasi terpadu pasien Covid-19.

Menanggapi hal ini  Ketua DPRD Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni menyampaikan bahwa ia menyetujui usulan yang baik dari elemen masyarakat tersebut hal ini disampaikannya melalui telepon seluler, Kamis (29/7).

“Asal memenuhi aturan untuk dijadikan lokasi isolasi terpadu silahkan, dan harus disetujui masyarakat sekitar juga,” jawabnya

Weni membantah dirinya tidak menempati rumah dinas Pimpinan DPRD yang diberikan kepadanya sebagai Ketua.

“Barang-barang bunda disitu, bahkan bunda berkegiatan disitu, kalau siang waktu ishoma disitukan mau bolak-balek kerumah (pribadi) jauh juga kalau jam istirahat, kalau memang mau dijadikan tempat isolasi terpadu silahkan, tapi bunda harus kemas-kemas barang bunda yang disitu,” jelasnya.

Kemudian untuk rumah dinas Wakil Ketua kami mengonfirmasi kepada Hendra Jaya selaku Wakil Ketua II pada hari Rabu, (30-07-2021), mengingat posisi Wakil Ketua I masih kosong.

“Kalau rumah dinas Wakil Ketua ll mau di gunakan utk isoman saya setuju bang,” ujar Hendra Jaya melalui  pesan whatsapp.

Kemudian Ia mengemukakan alasan belum menempati rumah tersebut dikarenakan belum ada fasilitas didalamnya

“Rumah belum ditempati juga karna belum ada fasilitas di dalamnya,tahun anggaran 2020 kemarin dianggarkan tapi kena refocusing untuk covid, dan tahun 2021 juga belum bisa di anggarkan. Mudah-mudahan bisa di anggarkan di 2022.

Sementara itu ditempat terpisah, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Anak Tempatan Kota Tanjungpinang melalui Wakil Ketua I DPD, Said Ahmad Syukri (SAS). Menyampaikan dukungannya atas usulan tempat isoman tersebut.

SAS sebagai putra daerah asli mendukung rumah dinas Pimpinan DPRD dijadikan tempat isolasi mandiri terpadu, asalkan regulasi dan SOPnya jelas.

“Harapan saya hilangkanlah sentimen-sentimen seperti itu. Kalau bicara gedung masih banyak gedung lain yang bisa dimanfaatkan pemerintah, setahu saya rumah dinas Ketua DPRD itu digunakan keseharian Ketua DPRD dalam bertugas.

Kemudian ia menambahkan bahwa Persaudaraan Pemuda Tempatan harus sadar bahwa bangunan di Kota Tanjungpinang ini banyak tidak hanya rumah dinas Pimpinan Dewan yang dijadikan objek sebagai tempat isolasi mandiri

“Itu tugas pemerintah yang tahu bukan organisasi, dimana tempat isoman sesuai dengan SOP dan aturan berlaku,” tutupnya.(Hs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *