Strict Standards: EasyWatermark\Dashboard\Page and EasyWatermark\Traits\Hookable define the same property ($hooked) in the composition of EasyWatermark\Dashboard\Watermarks. This might be incompatible, to improve maintainability consider using accessor methods in traits instead. Class was composed in /home/datakepri/public_html/wp-content/plugins/easy-watermark/src/classes/Dashboard/Watermarks.php on line 61

Strict Standards: EasyWatermark\Dashboard\Page and EasyWatermark\Traits\Hookable define the same property ($pattern) in the composition of EasyWatermark\Dashboard\Watermarks. This might be incompatible, to improve maintainability consider using accessor methods in traits instead. Class was composed in /home/datakepri/public_html/wp-content/plugins/easy-watermark/src/classes/Dashboard/Watermarks.php on line 61

Strict Standards: EasyWatermark\Metaboxes\Metabox and EasyWatermark\Traits\Hookable define the same property ($hooked) in the composition of EasyWatermark\Metaboxes\WatermarkMetabox. This might be incompatible, to improve maintainability consider using accessor methods in traits instead. Class was composed in /home/datakepri/public_html/wp-content/plugins/easy-watermark/src/classes/Metaboxes/WatermarkMetabox.php on line 70

Strict Standards: EasyWatermark\Metaboxes\Metabox and EasyWatermark\Traits\Hookable define the same property ($pattern) in the composition of EasyWatermark\Metaboxes\WatermarkMetabox. This might be incompatible, to improve maintainability consider using accessor methods in traits instead. Class was composed in /home/datakepri/public_html/wp-content/plugins/easy-watermark/src/classes/Metaboxes/WatermarkMetabox.php on line 70

Strict Standards: EasyWatermark\Metaboxes\Metabox and EasyWatermark\Traits\Hookable define the same property ($hooked) in the composition of EasyWatermark\Metaboxes\Watermark\Preview. This might be incompatible, to improve maintainability consider using accessor methods in traits instead. Class was composed in /home/datakepri/public_html/wp-content/plugins/easy-watermark/src/classes/Metaboxes/Watermark/Preview.php on line 154

Strict Standards: EasyWatermark\Metaboxes\Metabox and EasyWatermark\Traits\Hookable define the same property ($pattern) in the composition of EasyWatermark\Metaboxes\Watermark\Preview. This might be incompatible, to improve maintainability consider using accessor methods in traits instead. Class was composed in /home/datakepri/public_html/wp-content/plugins/easy-watermark/src/classes/Metaboxes/Watermark/Preview.php on line 154
Mahasiswa Nilai Pemko Lambat Salurkan Sembako
Mahasiswa Nilai Pemko Lambat Salurkan Sembako

Mahasiswa Nilai Pemko Lambat Salurkan Sembako

Pemko Dinilai Lamban, Ratusan Masyarakat Terima Sembako dari Polda Kepri dan Cipayung Tanjngpinang


DK-Tanjungpinang
– Kepolisian Daerah Kepulauan Riau dan sejumlah mahasiswa dari organisasi kemahasiswaan Cipayung Tanjungpinang-Bintan membagikan ratusan sembako untuk masyarakat dan perantau di Kota Tanjungpinang,

Kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Tanjungpinang-Bintan, Dedi Irwansyah mengatakan, kolaborasi itu melibatkan sejumlah organisasi mahasiswa Cipayung Tanjungpinang-Bintan yakni GMNI Tanjungpinang-Bintan, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tanjungpinang-Bintan, dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Tanjungpinang-Bintan.

Tambah Dedi, bantuan tersebut merupakan respon mereka dalam membantu masyarakat yang terdampak dengan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Kota Tanjungpinang.

Menurutnya, masyarakat di Kota Tanjungpinang sedang dalam kondisi kesulitan. Terlebih lagi, pihaknya menilai Pemerintah Kota Tanjungpinang kurang memberikan perhatian kepada masyarakat yang terdampak PPKM level 4.

“Masyarakat sangat kesusahan dengan penerapan PPKM level 4. Sedangkan perhatian dari pemerintah kota belum ada untuk membagikan sembako, sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat untuk meringankan beban hidup mereka,” ujar Dedi, Minggu (25/07).

Dedi menegaskan, bantuan yang diberikan merupakan hasil kerjasama antar para mahasiswa dan juga Polda Kepri.

Melengkapi pernyataan Dedi, Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tanjungpinang-Bintan, Muhammad Safar mengatakan, bantuan tersebut ditujukan untuk masyarakat yang terdampak PPKM level 4 serta para perantau khususnya mahasiswa yang tidak dapat kembali ke kampung halamannya.

Ia menilai bahwa kegiatan tersebut merupakan tamparan keras untuk Pemko Tanjungpinang yang dinilai lamban dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat.

“Dari kegiatan ini kami berharap menjadi tamparan keras bagi pemko dalam hal ini agar lebih pro terhadap masyarakat,” tutur Safar.

Lanjutnya, pembagian bantuan berupa beras, Indomie, gula, teh, dan minyak goreng itu, dilakukan secara door to door. Hal itu dilakukan agar tidak menimbulkan kerumunan massa.

Sementara itu, salah seorang penerima, Winda mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan dari mahasiswa dan Polda Kepri tersebut.

“Merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Karena dapat sedikit meringankan beban di masa Pandemi COVID-19 saat ini,” tuturnya.(Hs)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *