Gubernur Yakin Ekonomi Kepri Bisa Cepat Pulih

Gubernur Yakin Ekonomi Kepri Bisa Cepat Pulih

DK-KEPRI-Gubernur H. Ansar Ahmad sangat yakin jika Perekonomian di Kepri bisa segera dipulihkan. Caranya tetap harus diawali dengan membentuk imunitas kolektif masyarakat dengan cara memaksimalkan program vaksinasi. Serta  sasarannya diperluas hingga ke pelosok pulau yang ada di Kepri.

Dalam rangka memaksimalkan program vaksinasi ini, Gubernur menunjukkan kesungguhan dan komitmennya dengan selama dua hari melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Natuna. Dari Ranai rombongan Gubernur kemudian nyebrang lagi ke Pulau Sedanau, Bunguran Barat dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam melalui jalur laut dengan kondisi gelombang yang menantang.

 

Dalam kesempatan ini Gubernur didampingi Danrem 033 Wirapratama, Danlantamal 1V Tanjungpinang, Kajati Kepri, perwakilan dari Polda Kepri serta jajaran kepala OPD dilingkungan Pemprov Kepri.

“Akibat pandemi ini ekonomi menjadi lumpuh, interaksi sosial dibatasi dan sebagainya. Satu-satunya cara paling efektif untuk menghentikan penyebaran covid adalah dengan vaksinasi. Makanya hari ini saya di sini ingin memastikan anak-anak disini mendapatkan vaksin semua,” kata Gubernur  mengedukasi para pelajar di SMAN 1 Sedanau, Bunguran Barat, Natuna, Rabu (7/7).

Gubernur Ansar Ahmad juga menyampaikan visi serta misi kerjanya bersama Wakil Gubernur Hj. Marlin Agustina kepada para pelajar, yakni ingin mewujudkan Provinsi Kepri yang sejahtera, berdaya saing dan berbudaya. Adapun kunci untuk  mewujudkan kesejahteraan adalah dengan memperkuat dunia pendidikan. Selanjutnya dunia pendidikan akan mampu melahirkan generasi yang berkarakter dan berdaya saing tinggi jika berbadan kuat dan sehat. Oleh sebab itu, lanjut Gubernur, imunitas kolektif harus segera diwujudkan disaat pandemi seperti saat ini.

Pemerintah Pusat saat ini sedang fokus memberikan vaksin untuk remaja usia 12-17 tahun, ibu hamil (bumil) dan ibu menyusui (busui).

 

“Vaksin ini sangat penting untuk kekebalan tubuh.  Berdasarkan data kematian yang disebabkan karena Covid-19 di Kepri, bahkan Indonesia 95 persen karena belum di vaksin, sedangkan 0,5 persennya sudah di vaksin tapi memang ada penyakit bawaan,” ujar Gubernur.

Khusus untuk target vaksin remaja usia 12-17 tahun di  Bunguran Barat sebanyak 544 anak, atau di seluruh Natuna berjumlah 6800. Adapun untuk seluruh Kepri jumlah remaja yang akan di vaksin berjumlah 227.331.

Untuk para pelajar, lanjut Gubernur, akan dilakukan vaksin  di sekolah masing-masing. Sedangkan yang tidak sekolah akan disasar melalui kades dan lurah setempat.

“Perhatian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat sungguh-sungguh. Covid telah  mengganggu kita semua. Mengakibat perekonomi lumpuh dan interaksi sosial dibatasi. Makanya sekali lagi saya katakan, vaksinasi adalah cara paling efektif untuk menghentikan perkembangan Covid ini,” tegas Gubernur.

Menurut Gubernur, jika semua Pemerintah Kabupaten dan Kota, Camat, Lurah dan semua perangkat pemerintah memiliki komitmen yang sama dalam mensukseskan vaksinasi  di Kepri. Dengan jumlah target sasaran vaksin tersebut diatas akan mampu diselesaikan dalam sekitar 12 atau 13 hari kedepan. Dan sejauh ini Kepri adalah daerah terbaik ke-2 setelah Bali dalam pencapaian target vaksinasi di Indonesia, dengan persentase 60 persen.

“Kami sangat berterimakasih kepada para Bupati, Wali Kota, Camat, Lurah, Kades dan para guru serta semua yang telah andil mensukseskan vaksinasi di Kepri hingga kita berada di urutan ke-2 terbaik setelah Bali. Ayo sama-sama kita wujudkan imunitas kolektif bagi masyarakat Kepri untuk menuju kehidupan new normal,” ajak Gubernur.

Karena, pungkas Gubernur, jika Covid bisa ditekan dan kehidupan new normal sudah berjalan, maka upaya pemulihan ekonomi akan lebih mudah dikerjakan. (NA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *