Titik Temu, Gedung SMKN 3 Tanjungpinang Akhirnya Disulap Jadi Tempat Pasien Covid 19

Titik Temu, Gedung SMKN 3 Tanjungpinang Akhirnya Disulap Jadi Tempat Pasien Covid 19


Gedung SMKN 3 Tanjungpinang Akhirnya Disulap Jadi Tempat Pasien Covid 19

DK-Tanjungpinang-Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akhirnya memanfaatkan ruang gedung sekolah menengah kejuruan negeri ( SMKN ) 3 sebagai tempat isolasi terpusat pasien covid 19. Namun, gedung sekolah yang tidak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar selama masa pandemi yang pengelolaannya diserahkan kepada pemerintah setempat. Disebabkan karna seluruh Rumah Sakit di Tanjung Pinang sudah penuh.

“ Pemerintah Kota Tanjung Pinang memang masih membutuhkan tempat isolasi yang representatif demi memutus mata rantai penularan virus corona. Salah satunya, dengan menyiapkan tempat isolasi bagi masyarakat tanjung pinang yang terpapar virus corona,” kata Ketua Gugus Tugas Pemprov Kepri Bapak Cecep saat menghadiri pertemuan bersama warga kampung bulang di restoran sarbana kelurahan kampung bulang, minggu 4/7/2021
Dengan tersedianya tempat isolasi atau orang dalam pemantauan ODP di gedung SMKN 3, dia berharap penularannya tidak menyebar ke anggota keluarga yang lainnya karena ketika isolasinya, berpotensi menular ke orang terdekat sangat besar,” kata cecep.


Pertemuan antara warga kampung bulang dari RW 09 dan RW 10 di hadiri Ketua Gugus Tugas Pemprov Kepri, Ketua Gugus Tugas Pemko Tg Pinang, Kabiro Humas dan Protokoler Pemprov Kepri, Lurah Kp Bulang dan Forum RT RW serta pihak keamanan dari kepolisian, menuai kesepakatan dan menyetujui sekolah menengah kejuruan negeri (SMKN ) 3 dijadikan tempat isolasi pasien covid 19.

“ Gugus Tugas Pemko Tg Pinang Bapak Riono mensosialisasikan dan menjelaskan kepada warga tentang bahayanya corona virus secara detail dan pentingnya menjaga protokol kesehatan di mulai dari diri sendiri,” ujarnya.

Menurut ketua gugus tugas pemerintah provinsi kepri, sekarang ini sudah ada pasien yang terpapar covid 19 sebanyak 700 orang di tanjung pinang dengan isolasi secara mandiri, ungkapnya
Petugas medis yang akan bertugas memantau, memberikan makan minum, sabun, vitamin dan olah raga, Semua keperluan pasien di tanggung selama masih di karantina. Pasien covid 19 tidak di benarkan keluar dari area gedung tersebut ( SMKN ) 3, jelasnya

Sementara itu, dari pihak keamanan untuk menjaga pasien dilibatkan dari Satpol PP dan masyarakat setempat.

Salah satu warga kampung bulang ibu Eva alias bim bim “mengharapkan kepada pemerintah agar di perhatikan juga warga yang tinggal di seputaran gedung yang akan menjadi tempat pasien covid 19 atau orang dalam pemantauan ODP,” harapnya.

Masih kata cecep, “untuk sementara ini alat logistik seperti tempat tidur pasien sebanyak 100 buah dan lain lainnya sudah di masukkan ke dalam gedung SMKN 3 tersebut,” jelasnya.

Cecep mengatakan,”bagi masyarakat yang ingin membantu dan simpati yang dilibatkan dalam penanganan pasien sebelumnya di berikan pelatihan terlebih dahulu serta Sk dari camat setempat,” tutupnya ( Anes )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *