Angkasa Pura Bedah Rumah 1 Unit Melalui CSR

Angkasa Pura Bedah Rumah 1 Unit Melalui CSR

DK-Tanjungpinang — PT. Angkasa Pura II Tanjungpinang menyalurkan bantuan melalui program CSR (Corporate Social Responsibility) berupa bedah rumah untuk 1 rumah tidak layak huni untuk warga yang bermukim di sekitar bandara. Walikota Tanjungpinang Hj. Rahma S.IP ikut meninjau lokasi yang telah dipilih, di kampung sidojadi, kecamatan Tanjungpinang Timur, Rabu (9/6).

Ngatimin K. Murtono selaku Executive General Manager PT. Angkasa Pura II (Persero)
Bandara Raja Haji Fisabilillah menyampaikan bahwa bantuan bedah rumah diberikan dengan kriteria fisik bangunan beralas tanah, masih berdinding kayu atau belum permanen. “Pihak kami sebelumnya meminta rekomendasi dari dinas perkim juga camat dan lurah setempat untuk menentukan warga yang masuk dalam kriteria untuk dibantu”, jelasnya.

Untuk selanjutnya akan dilakukan pengecekan terhadap legalitas kepemilikan tanah dan akan segera dibangun menjadi rumah layak huni. “Legalitas perlu agar tidak menjadi masalah dikemudian hari”, tuturnya.

Rahma dalam kesempatan itu berterima kasih kepada PT. angkasa pura yang turut peduli dan membantu masyarakat kota Tanjungpinang. Warga yang dipilih untuk dilakukan bedah rumah adalah Muhamad Ridwan yang beralamat di Jalan Merpati Gang Nuri Kampung Sidojadi. “Alhamdulilah atas doa bapak ibu ridwan, saat ini melalui program CSR angkasa pura dapat dibantu bedah rumah. Mudah-mudahan berkah dan rumah bapak ridwan akan menjadi rumah layak huni”, ucap Rahma

Rahma juga berpesan agar segera melengkapi administrasi legalitas kepemilikan tanah yang diminta. “Agar tidak ada masalah tumpang tindih kepemilikan tanah kedepannya. Mohon dibantu oleh lurah dan camat terkait legalitasnya”, pesannya.

Selanjutnya Rahma menyerahkan administrasi kependudukan berupa Akta Kematian kepada warganya yang tertimpa musibah, yang bertempat di Jalan Merpati Kampung Sidojadi, kelurahan batu IX. Berdasarkan informasi dari keluarga, Gibson Matulu Tanjung dan isteri meninggal dunia pada 20 Mei 2021 lalu, mengalami kecelakaan darat tunggal di daerah Duri, Dumai. waktu itu almarhum berangkat ke Medan untuk menghadiri acara pernikahan anaknya.

Beliau meninggalkan seorang anak yang saat ini masih bersekolah kelas VII (Tujuh) yang kini tinggal bersama dengan neneknya. Rahma menjelaskan maksud kedatangannya sekaligus memberikan semangat kepada keluarga.

“Saya bersama Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tanjungpinang datang untuk memberikan Akta Kematian kepada keluarga, karena Akta Kematian merupakan dokumen negara yang harus dilengkapi, maka dari itu kami membantu untuk menyelesaikannya agar kemudian hari dapat dipergunakan sesuai peruntukkannya,” ucapnya.

Rahma juga memberi dukungan dan motivasi agar keluarga selalu diberikan kesabaran dan kesehatan, juga memberikan bantuan untuk meringankan beban keluarga .

Rahma didampingi Kepala Dinas Perkim Djasman, Kadis  Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tanjungpinang, Irianto, SH, Camat Tanjungpinang Timur, H.Dodi, SE, kabag Protokol dan komunikasi pimpinan Elvi Arianti, S.Pt, M.Si, Lurah Batu IX, Edi Susanto, S.Sos, Ketua LAM Kota Tanjungpinang, H. Wan Raffiwar, Ketua Forum RT/RW Kota Tanjungpinang, Hasirin dan RT/RW setempat. (NA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *