Evolusi berasal dari kata “evolve” yang artinya berkembang. Evolusi itu dulu kita pakai mesin ketik sekarang pakai keyboard.

DK-TANJUNGPINANG-Dulu hardisk 5MB beratnya 5 ton, sekarang SD card 250GB sekecil kuku. Evolusi itu 50 tahun lalu tinggi laki-laki Jepang rata-rata 150cm, sekarang 160cm. Dulu perempuan asli Amerika Latin jelek-jelek, sekarang mereka merajai kontes kecantikan. Dulu saya ancur, sekarang masih. #gaklucu

Evolusi cuman sekedar terminologi untuk menjelaskan “seleksi alam.” Sama seperti “relativitas” untuk menyebut hubungan antara massa dan energi. Darwin bisa aja pakai “Tahu Sumedang” untuk menamai teorinya tapi dia orang Kebumen. #masihgaklucu

Seleksi alam itu terjadi kalo spesies gak bisa beradaptasi atau emang gak bisa nerusin keturunannya. Itu kenapa penduduk dunia makin lama makin cantik dan ganteng. Karena yang jelek gak terpilih. Orang jelek gennya keputus, gak diterusin. Sama seperti kenapa orang Afrika gak ada yang alergi kacang. Karena yang alergi kacang dibiarin aja mati biar keturunan selanjutnya gak ada yang alergi lagi. Kalo orang kulit putih gak tegaan. Alergi dikit diobati/dicariin obatnya, sembuh sih sembuh tapi kalo mereka punya keturunan, kemungkinan besar ya alergi juga.

Pertanyaan paling umum, “Kalo manusia dari monyet, kenapa masih ada monyet?” Karena manusia bukan “pengembangan” dari monyet. Sama seperti bolam bukan pengembangan dari lilin, atau sepeda motor bukan pengembangan dari sepeda pancal. Lilin mau dikembangin kayak apa juga gak bakal. (Red…) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *