Feri Juliardy Terpilih Menjadi Ketua Sema FDK UIN SUSKA 2020-2021

Feri Juliardy Terpilih Menjadi Ketua Sema FDK UIN SUSKA 2020-2021

DK-Pekanbaru-Musyawarah luar biasa senat mahasiswa fakultas dakwah dan komunikasi yang dilakukan oleh panitia pelaksana bentukan Bupati se-lingkungan fakultas dakwah dan komunikasi telah mendapatkan hasil dan titik terang. Feri Juliardy mahasiswa jurusan ilmu komunikasi yang duduk pada semester V ini dipercayai untuk menjadi Ketua Umum senat mahasiswa fakultas dakwah dan komunikasi periode 2020-2021 (21/11).

Sidang musyawarah luar biasa dengan tema “Reaktualisasi kualitas kepemimpinan menuju organisasi yang demokratis” ini dilakukan via G-meet karna tidak adanya izin untuk melalukan sidang secara tatap muka akibat pandemi Covid 19. Namun tidak menjadi sebuah permasalahan sehingga sidang tetap bisa dilaksanakan sampai selesai.

Hanif hikami selaku ketua pelaksana ketika ditanya oleh pihak kami dia mengatakan, Kami sudah memasukkan surat kepada Sema-F 2019 untuk segara melakukan muslub ini namun tidak ada sedikit pun respon yang diberikan Sema-F sehingga kami kirimkan surat kepada Sema-U untuk menanggapi hal itu dengan waktu yang kami berikan 1×24 jam untuk meminta balasan, kemudian kami sampaikan disurat itu ketika tidak ada respon dari Sema-U maka kami akan melaksanakan musyawarah luar biasa senat mahasiswa fakultas dakwah dan komunikasi dengan kepanitiaan bentukan Bupati se-lingkungan fakultas dakwah dan komunikasi.

Sidang ini kami lakukan sesuai prosedur dan juga mekanisme sidang yang semestinya, namun emang ditiadakannya pembacaan LPJ karna sidang ini tidak dihari oleh Sema-F 2019 sehingga kami langsung melanjutkan ke sidang pleno III. Diawal ada 2 calon yang mendaftar pada kontestasi pemilihan ketua Sema-F ini, namun karna berkas tidak lengkap maka tidak diloloskan oleh pihak SC oleh karna itu sodara Feri Juliardy memenangkan kontestasi ini secara aklamasi.
Dengan telah selesainya pemilihan ketua Sema-F ini saya berharap kebebasan berdemokrasi akan lebih tertata lebih rapi lagi, sehingga roda perputaran organisasi bisa dilakukan dengan penuh dengan tata tertib. Tutupnya.(Hs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!