Mahasiswa Kukerta UNRI Lakukan Pengabdian dengan Memasang Banner New Normal dan Nomor RS Rujukan Covid-19 di Tujuh Kelurahan Kecamatan Sekupang

Mahasiswa Kukerta UNRI Lakukan Pengabdian dengan Memasang Banner New Normal dan Nomor RS Rujukan Covid-19 di Tujuh Kelurahan Kecamatan Sekupang

DK-Batam-Kamis (18/6/2020), Mahasiswa UNRI yang tergabung dalam Tim Kukerta Relawan Desa Lawan Covid-19 Kecamatan Sekupang didampingi Pak Wahyono TKSK Sekupang melakukan pemasangan standing banner berisikan paduan penerapan new normal di tujuh kelurahan yang ada di Kecamatan Sekupang Kota Batam.

Tujuh kelurahan yang di kunjungi adalah Kelurahan Tanjung Pinggir, Kelurahan Sei Harapan, Kelurahan Tanjung Riau, Kelurahan Tiban Lama, Kelurahan Tiban Baru, Kelurahan Tiban Indah, dan Kelurahan Patam Lestari. Semua Lurah menyambut baik niat mahasiswa Kukerta untuk memasang banner tentang penjelasan new normal dan sosialisasi yang akan dilakukan langsung kepada masyarakat sekitar kelurahan tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi niat baik dari adik-adik Mahasiswa Universitas Riau yang saat ini melakukan pengabdian ke masyarakat terkait dengan Covid-19, masyarakat saat ini memang sangat membutuhkan edukasi terkait dengan pola hidup yang seharusnya dilakukan dimasa pandemi seperti sekarang ini, saya harap adik-adik Mahasiswa dapat melakukan kinerjanya dengan maksimal dan sesuai dengan target yang telah direncanakan” Ujar Lurah Tanjung Pinggir.

Tim Kukerta Relawan Desa Lawan Covid-19 Kecamatan Sekupang juga menempelkan tiga lembar kertas bertuliskan nomor telepon rumah sakit rujukan Covid-19 Kota Batam di papan informasi setiap Kelurahan.
Pemasangan nomor telepon rumah sakit ini bertujuan untuk menginformasikan RS terdekat kepada warga masyarakat yang sudah merasakan gejala Covid-19 agar segera melapor ke Rumah Sakit maupun Puskesmas Rujukan yang tertera di Papan Informasi tersebut.

Selain memasang standing banner berisikan paduan penerapan new normal dan nomor telepon rumah sakit rujukan Covid-19, mahasiswa Kukerta juga meminta izin kembali kepada para Lurah untuk menyosialisasikan penerapan new normal langsung kepada masyarakat setempat di titik-titik kerumunan ataupun di sekitar perumahan yang ada di Kelurahan tersebut yang mana sebelumnya mereka telah juga melangsungkan kegiatan sosialisasi tersebut.

“Saat kondisi seperti sekarang ini, kita harusnya menerapkan salah satu isi dari kutipan Hadist yang berbunyi (Qulil Haq Walau kaan Murron) yang artinya (Berkatalah yang Benar walau itu Pahit), maka dalam hal ini kita diperintahkan untuk menyampaikan apa adanya, sesuai dengan kondisi saat ini, walaupun itu terdengar pahit, namun itu semua demi meminimalisir maraknya penyebaran Covid-19 ini” Ujar Lurah Tiban Baru, disela-sela sesi diskusi.

Penulis: Nwsari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *