Tidak hanya menteri, Ketum IMKKA-Pekanbaru  ini ingin Presiden juga datang ke Anambas, Ini harapannya!

Tidak hanya menteri, Ketum IMKKA-Pekanbaru ini ingin Presiden juga datang ke Anambas, Ini harapannya!

Raja Emi & Hidayat

DK-Seiring dengan kedatangan menteri Menko Polhukam dan Mendagri sebagai Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Raja Emi mengatakan harus ada perhatian khusus dari pemerintah pusat bagi anambas sebagai daerah perbatasan.Pembangunan dibidang infrastruktur, ekonomi, kesehatan, jaringan telekomunikasi di wilayah perbatasan perlu segera dituntaskan untuk perkembangan sumber daya manusia (SDM) di Anambas, dan juga potensi wisata anambas yang luar biasa, tentu ini harus dimaksimalkan agar wisata anambas bisa bersaing dikancah nasional. Kamis, (04/06/2020)

“Dia juga berharap tidak hanya menteri, setelah ini mudah mudahan presiden jokowi juga datang ke anambas yang menunjukkan bahwa negara benar benar hadir diwilayah perbatasan demi mewujudkan nawacita presiden membangun dari pinggiran,”tutur Ketua umum IMKKA-Pku

Hidayat juga mengungkapkan dengan Keadaan geografis wilayah Kepulauan Anambas ditinjau dari aspek geopolitik maupun geoekonomi memang sangat strategis. Terlebih berbatasan langsung dengan 5 negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Thailand, kamboja dan Vietnam.

Tentunya di wilayah perbatasan seperti ini sering terjadi ilegal fishing oleh negara Asing. Padahal
Indonesia sendiri memiliki hak kedaulatan di perairan tersebut. Hal ini sesuai dengan ketetapan United Nations Convention on The Law of The Sea (UNCLOS), atau dikenal Konvensi Hukum Laut PBB pada 1982. Di mana segala sumber daya laut dan isinya berhak dieksploitasi oleh Indonesia. Oleh karna itu, harus ada perhatian khusus Pemerintah pusat terhadap para nelayan di Anambas

“Harapannya dengan dana yang di Siapkan Pemerintah sebesar Rp 350 Milyar untuk melanjutkan program gerakan pembangunan terpadu kawasan perbatasan (gerbang dutas) memberikan dampak positif dalam proses percepatan pembangunan Kabupaten Kepulauan Anambas khususnya,” tutup Wakil Ketua Umum IMKKA-Pku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *