Mahasiswa Kukerta Unri Mengukur Suhu Para Pedagang Yang Berjualan di Pasar Desa Lenggadai Hulu

Mahasiswa Kukerta Unri Mengukur Suhu Para Pedagang Yang Berjualan di Pasar Desa Lenggadai Hulu


DK-Rokan Hilir – Setelah adanya imbauan dari Kabupaten Rokan Hilir terkait pembentukan Tim Satgas Desa Lawan Covid-19, pihak desa mengambil sikap dengan melakukan pembatasan kegiatan keramaian seperti kegiatan ibadah berjamaah di rumah-rumah ibadah dan tempat umum lainnya.
Seiring hal ini, mahasiswa Universitas Riau yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) di desa Lenggadai Hulu Kecamatan Rimba Melintang, turut aktif melaksanakan kegiatan pencegahan yang secara rutin dilakukan oleh Tim Satgas Desa Lawan Covid-19, salah satunya himbauan keliling.
Pada Rabu (13/5/2020), tim Kukerta Relawan Desa Lawan Covid-19 Unri yang beranggotakan Ayu Fuja Lestari (FAPERTA), Delivita Eri Defi (FH), dan Manda Tivani (FMIPA), juga turut mengimbau pedagang dan pembeli agar selalu menggunakan masker dan menjaga jarak ketika bertransaksi.
“Tujuan dari kegiatan himbauan keliling ini yaitu untuk melaksanakan program pembatasan keramaian serta penggunaan masker di tempat ramai sebab dikhawatirkan dengan berkumpulnya masyarakat dapat meningkatkan potensi penyebaran Covid-19 ditambah lagi jika masyarakat keluar rumah tanpa menggunakan masker,” ucap Ayu.
Kegiatan Mahasiswa Kukerta Unri dan Tim Satgas Desa Lawan Covid-19 yang dipimpin langsung oleh Penghulu Lenggadai Hulu beserta Babinsa dan Babinkamtibmas dimulai dari pukul 05.30-11.00 WIB. Adapun kegiatan kerelawanan ini mulai dari penyemprotan disinfektan setiap kendaraan pedagang yang akan memasuki pasar Desa Lenggadai Hulu.
Tidak hanya itu, pedagang kemudian diwajibkan mencuci tangan pada tempat yang telah disediakan oleh Tim Satgas Desa Lawan Covid-19 yang dilanjutkan dengan pengecekan suhu tubuh oleh Mahasiswa Kukerta Unri. (Hs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *