Menteri BUMN berambisi enam holding BUMN selesai tahun ini

Menteri BUMN berambisi enam holding BUMN selesai tahun ini

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno (tengah) meninjau jembatan tol Kali Kenteng saat melakukan Ekspedisi Tembus Tol Trans Jawa, di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Senin (12/11/2018). Pembangunan jalur tol Salatiga-Colomadu sepanjang 31,4 kilometer itu tinggal menyelesaikan pekerjaan minor dan diperkirakan dapat diselesaikan seluruhnya akhir November 2018. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/ama.

DK- JAKARTA. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berambisi untuk membentuk setidaknya enam sektor perusahaan holding BUMN tahun ini. Antara lain, pada Februari 2018 ada dua holding terbentuk yaitu sektor infrastruktur dan perumahan.

Target kedua, selesai di tahun ini adalah sektor asuransi, keuangan, pelabuhan serta industri strategis. Menteri BUMN Rini M. Soemarno menyebut pihaknya berambisi holding BUMN tersebut selesai pada kuartal II-2019 mendatang.

Khusus untuk industri strategis, Rini mencontohkan perusahaan seperti PT Pindad dan PT PAL bakal digabung untuk membangun industri terutama kepentingan pertahanan nasional.

Sementara untuk targetnya, Kementerian BUMN menginginkan holding BUMN industri strategis rampung pada bulan April 2019, dan holding perbankan alias keuangan selesai di bulan Mei. Tujuan pembentukan holding tersebut menurut Rini untuk menghemat pengeluaran sekaligus meningkatkan profesionalitas di BUMN.

“Holding company itu selalu buat efisiensi dalam menurunkan cost (biaya) karena sering kali (BUMN) sering jadi double cost,” ujarnya di Jakarta, Rabu (30/1).

Misalnya di perusahaan pertambangan yang sering kali memiliki bidang usaha atau bisnis serupa namun sama-sama mengeluarkan biaya untuk keperluan yang sebenarnya bisa dikonsolidasikan. “Misalnya kebutuhan alat berat, itu buat apa double beli semua, kenapa tidak exchange (tukar),” imbuhnya.

Namun, Rini tidak begitu yakin kalau rencananya untuk membentuk perusahaan holding BUMN bisa rampung tahun ini. “Ambisinya itu. Cuma kok saya tidak yakin, terus terang,” katanya.(Hs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!