Mahasiswa UIN Sultan Syarif Kasim Tuntut Rektor Lengser

Mahasiswa UIN Sultan Syarif Kasim Tuntut Rektor Lengser

DK-PEKANBARU-UIN SUSKA Riau sedang diterpa bencana dan malapetaka yang mana Rektor UIN SUSKA Prof. Ahmad Mujahiddin tidak mengakomodir permohonan Revisi UKT atau Banding UKT oleh Mahasiswa yang tidak mampu. Padahal jelas pada KMA No. 211 tertulis “UKT sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU terdiri dari beberapa kelompok yang ditentukan berdasarkan kemampuan ekonomi mahasiswa, orang tua mahasiswa, atau pihak lain yang membiayainya”. Maka dari itu mahasiswa pemohon revisi UKT dilindungi HAK nya untuk memohon perubahan UKT nya sesuai dengan MA No. 211 tersebut yang mana mahasiswa pemohon tersebut tidak mampu dengan nominal UKT yang dibebankan padanya saat ini.
Rektor berdalih tidak dapat melakukan revisi UKT karena pada KMA No. 211 yang tidak ada kewenangan kepada rektor untuk melakukan revisi UKT padahal pada KMA 211 Diktum KELIMA berbunyi UKT ditetapkan oleh Rektor, ini sama halnya rektor memiliki kewenangan penuh atas penetapan UKT baru bagi mahasiswa pemohon Revisi.
Padahal di kampus UIN lain yang mana sama-sama dibawah naungan Kemenag dan sama-sama menggunakan peraturan yang sama mereka bisa melakukan Revisi UKT atau Banding UKT, contohnya UIN Malang dan UIN Lampung.
Penetapan UKT yang tidak sesuai sudah semestinya di tinjau kembali untuk ditetapkan pada UKT nya yang sesuai karena apabila tidak akan bertentangan dengan KMA No. 211 Diktum KETIGA.
Maka dari itu tidak ada aturan yang dilanggar apabila Rektor memberikan revisi UKT kepada Mahasiswa Pemohon revisi. Kemudian penerimaan berkas revisi UKT tahun ajaran ganjil 2018 ini berdasarkan perintah Rektor UIN SUSKA sesuai dengan Notulensi yang ditanda tangani Rektor pada hari Rabu 31 Oktober 2018, namun setelah mahasiswa bersusah payah mengumpulkan berkas untuk memohon revisi UKT kepada Rektor justru kekecewaan yang didapatkan mahasiswa karena rektor memutuskan sesuai dengan surat edaran rektor pada tanggal 31 Desember 2018 yang mana pada poin ke 2 berbunyi tidak adanya perubahan UKT bagi seluruh mahasiwa.
Yang menyedihkan lagi Rektor mengancam mempidanakan mahasiswa yang memprotes keputusannya tersebut sebagaimana tertulis dalam Berita Acara Hasil Rapat Pimpinan UIN SUSKA pada tanggal 2 Januari 2019 di Meranti.
Maka dari itu kami Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau menuntut:

  1. Revisi UKT Mahasiswa pengaju Revisi UKT
  2. Menutup rektorat apabila belum segera merevisi UKT
  3. Rektor turun dari Jabatannya apabila tidak merevisi UKT
    Kami pastikan perjuangan kami tidak pernah habis hingga tegaknya keadilan di kampus UIN SUSKA tercinta ini, apabila tuntutan tersebut tidak dilaksanakan maka kami pastikan akan menggelar AKSI kembali dengan massa yang lebih besar.
    Hidup Mahasiswa!!!
    Hidup Rakyat Indonesia!!!
    Panjang Umur Perjuangan!!!
    Kordinator Lapangan : Haikal Firnando
    Jenderal Lapangan : Vizra
    Kordinator Umum : Fadli Intizam
Pihak Rektorat Yang menolak Penyegelan Gedung Rektorat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!