Kepala KSOP Pulau Sambu Batam Terjaring OTT Polda Kepri di Jakarta

Kepala KSOP Pulau Sambu Batam Terjaring OTT Polda Kepri di Jakarta

Kabid Humas Polda Kepri dan Direskrimsus saat menggelar konfrensi pers OTT Kepala KSOP Pulau Sambu Batam. (foto:humas)

BATAM, DK – Kepala KSOP (Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan) Pulau Sambu, Batam berinisial TS terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh tim lidik gabungan Ditreskrimsus dan Ditintelkam Polda Kepri di Jakarta pada hari Jumat (2/11/2018). Dari tangan pelaku ditemukan uang sebesar 9.200 US dolar atau sekitar 138 juta rupiah yang diberikan oleh Kepala cabang PT. Garuda Mahakam Pratama berinisial ESH Alias E.

Hal tersebut dikatakan Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga didampingi Dir Reskrimsus Polda Kepri Kombes Pol. Rustam Mansur, SIK saat menggelar konfrensi pers di Polda Kepri, Senin (5/11/2018).

Dilanjutkan Kombes Airlangga kronologis kejadian berawal dari informasi semenjak dijabat oleh kepala KSOP (Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan) Pulau Sambu Batam yang baru (sejak bulan agustus 2018), pihak PT. Garuda Mahakam Pratama ada memberikan “uang kelancaran” didalam melaksanakan kegiatan keagenannya.

Uang sebanyak 9.200 dollar amerika yang diamankan dari OTT Kepala KSOP Pulau Sambu Batam. (foto:humas)

“Proses pemberian uang selalu dilakukan di Jakarta, dan jadwal pemberian uang dilakukan pada setiap akhir bulan, sedangkan untuk bulan Agustus dan bulan September 2018 telah diberikan,” ujar Kombes Airlangga.

Dilanjutkan pada hari Kamis tanggal 1 November 2018, tim lidik gabungan Ditreskrimsus dan Ditintelkam Polda Kepri mendapat informasi bahwa Kepala cabang PT. Garuda Mahakam Pratama telah memesan tiket pesawat Garuda Indonesia untuk berangkat ke Jakarta pada pada hari Jumat pukul 14.40 wib dengan maksud untuk menemui dan menyerahkan sejumlah uang kepada kepala KSOP Pulau Sambu Batam.

Selanjutnya tim lidik gabungan Polda Kepri melakukan pembuntutan sejak mulai keberangkatan dari Batam ke Jakarta. Pada pukul 19.30 wib dilakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Restoran Eat & Eat Food Market Gandaria City Mall, Jakarta Selatan.

“Dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) tersebut telah ditemukan uang sebesar US$ 9.200,- (Sembilan Ribu Dua Ratus Dollar Amerika) yang disimpan didalam amplop warna putih dan telah diserahkan oleh kepala cabang PT. Garuda Mahakam Pratama kepada kepala KSOP Pulau Sambu Batam,” ujar Kabid Humas.

Kepala KSOP Pulau Sambu Batam dan Kepala cabang PT. Garuda Mahakam Pratama yangbyerjaring OTT digiring ke sel tahanan. (foto:humas)

Atas dasar penangkapan tersebut, selanjutnya tim sidik Ditreskrimsus Polda Kepri telah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan saksi (penangkap) serta telah melakukan penggeledahan di kantor PT. Garuda Mahakam Pratama dan KSOP Pulau Sambu Batam.

Kedua tersangka disangkakan dengan pasal 5 Ayat (2), pasal 11, pasal 12 huruf A atau huruf B, pasal 5 ayat (1) huruf A atau huruf B, pasal 13 UURI No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UURI No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Adapun barang yang disita dari tersangka TS diantaranya tas samping merk elle warna hitam, handphone merk samsung galaxi s6 warna grey beserta kartu, handphone merk blackberry bold warna putih beserta kartu, uang tunai sebesar US$ 9.200 dalam bentuk pecahan US$ 100.

Sedangkan dari tersangka ESH alias E diamankan tas samping merk samsonite red warna hitam, andphone merk samsung galaxi s9 plus warna hitam beserta kartu, handphone merk samsung galaxi s7 edge warna hitam beserta kartu dan boarding pass atas nama tersangka tujuan Batam-Jakarta. (Hum/Dwa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!