Kapal Ikan Taiwan Tangkapan KRI Sigurot Miliki Lima Nama dan Dokumen

Kapal Ikan Taiwan Tangkapan KRI Sigurot Miliki Lima Nama dan Dokumen

Tanjungpinang, GK – Kapal ikan berbendera Taiwan MV. Fu Yu yang ditangkap KRI Sigurot ternyata memiliki lima nama dan dokumen. Selain MV. Fu Yu, empat nama lainnya Tian Zhi Xiang, Der Horn 569, Her Yow No 3, Fu Chang No. 6. Hal tersebut dikatakan Wakil Komandan Lantamal IV Tanjungpinang Kolonel Imam Musani saat melakukan konfrensi pers penangkapan kapal ikan asal Taiwan tersebut, Senin (26/02).

Selain memiliki nama dan dokumen lebih dari satu, Kolonel Imam Musani mengatakan saat berlayar kapal tersebut tidak menggunakan bendera sebagaimana seharusnya aturan pelayaran. Kecurigaan kapal tersebut melakukan tindakan illegal berdasarkan dokumen kapal dan keterangan kru, kapal tersebut seharusnya berlayar ke Afrika dengan tujuan mencari ikan, tapi saat ditemukan KRI Sigurot kapal berada di perairan Indonesia.

Wakil Komandan Lantamal IV Tanjungpinang Kolonel Imam Musani saat melakukan konfrensi pers terkait penangkapan kapal ikan berbendera Taiwan MV. Fu Yu, Senin (26/02).

“Kita melakukan penangkapan terhadap kapal tersebut mengantisipasi masuknya barang-barang illegal, selain itu dari dokumen yang dimiliki kapal ini sudah melakukan pelanggaran pelayaran, yang mana dokumen kapal ada lima dengan lima nama juga yang berbeda,” ujar perwira TNI-AL melati tiga ini.

Dilanjutkan Wadan Lantamal IV ada tiga dugaan pelanggaran yang dilakukan kapal ikan Taiwan tersebut, yakni pasal 303 ayat 1 dan pasal 117 ayat 2 tahun 2008 tentang pelayaran yang mana kapal tidak memiliki dokumen asli dan tidak laik laut. Pasal 94 UU No. 31 tahun 2004 tentang perikanan yang mana kapal pengangkut ikan tidak miliki Sikpi. Terakhir pasal 28 ayat 2 UU No. 45 tahun 2009 tentang perubahan atas UU No. 31 tahun 2004 tentang perikanan yang mana KIA wajib miliki SIKPI. (Dwa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *