2090 Dus Rokok Tangkapan Lanal Dumai Merk Jhon dan Canyo Diduga Palsu?

2090 Dus Rokok Tangkapan Lanal Dumai Merk Jhon dan Canyo Diduga Palsu?

Rokok merk Jhon dan Canyo yang diamankan KRI Kala Hitam-828 dari KLM Sinar Nusantara pada tanggal 25 September 2017 lalu kini berada di Lanal Dumai. (Foto : Istimewa)

Riau, DK – Sebanyak 2090 dus rokok merk Jhon dan Canyo yang dibawa oleh KLM Sinar Nusantara dan ditangkap KRI Kala Hitam-828 di perairan Selat Malaka pada tanggal 25 November 2017 lalu diduga rokok palsu.

Indikasi rokok merk Jhon dan Canyo tersebut palsu didapat dari salah seorang narasumber yang layak dipercaya dan mengetahui alur distribusi rokok tersebut. Dikatakan narasumber, yang memiliki hak jual atau agen rokok tersebut berada di Malaysia, sedangkan dua merk rokok itu di produksi di negara Vietnam.

“Mengapa saya yakin rokok merk Jhon dan Canyo tersebut palsu, karena perusahaan atau agen yang memiliki hak jual dua merk rokok tersebut berada di Malaysia, tapi anehnya kapal yang membawa ribuan dus rokok tersebut berangkat dari pelabuhan Jurongport Singapura dengan tujuan Malaysia. Kuat dugaan ada perusahaan atau pabrik di Singapura yang memalsukan rokok tersebut,” ujar narasumber.

Dilanjutkan narasumber, KLM Sinar Nusantara berangkat pada tanggal 22 November 2017 dari pelabuhan Jurongport, Singapura tujuan Malaysia dengan muatan ribuan dus rokok merk Jhon dan Canyon. Saat berada di perairan Malaysia, kapal tersebut dikejar patroli Angkatan Laut Malaysia, lalu lari dan masuk perairan Indonesia.

Saat berada 15 mil dari Pulau Sinaboi, KLM Sinar Nusantara yang di nahkod oleh Muhammad Arsyad ditangkap KRI Kala Hitam-828. Saat dilakukan pemeriksaaan, diketahui kapal tidak memiliki ijin berlayar dan manifest.

Ditambahkan narasumber lagi, “Apabila ribuan dus rokok tersebut berhasil masuk ke Malaysia tentu merusak harga pasar di Malaysia dan merugikan perusahaan yang memiliki hak jual dan edar dua merk rokok tersebut,” ujarnya.

Pelaksana Lanal Dumai Letkol Laut (KH) Saiful Simanjuntak yang dikonfirmasi melalui pesan pendek sms mengenai tangkapan ribuan dus rokok yang diduga palsu tersebut hingga kini belum ada tanggapan. Hal yang sama juga saat dikonfirmasi ke Pasintel Lanal Dumai Mayor Bambang tidak ada jawaban. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *